Review Buku The Sun is Also a Star - Nicola Yoon

Published: Saturday, 25 May 2019 Written by Dipidiff

 

Judul : The Sun is Also a Star

Penulis : Nicola Yoon

Jenis Buku : Teen Romance

Penerbit : Random House Children's Publishers UK

Tahun Terbit : April 2019

Jumlah Halaman :  384 halaman

Dimensi Buku :  12.90 x 19.80 x 2.30 cm

Harga : Rp.159.000 *harga sewaktu-waktu dapat berubah

ISBN : 9780552577564

Paperback

Edisi Bahasa Inggris

#1 Bestseller in Teen & Young Adult New Experiences Fiction (Amazon)

The #1 New York Times Bestseller 
A National Book Award Finalist
A 2017 Michael L. Printz Honor Book
A New York Times Notable Book
A BuzzFeed Best YA Book of the Year
A POPSUGAR Best Book of the Year
Publishers Weekly Best Book of the Year
Kirkus Reviews Best Book of the Year
Booklist Editor's Choice
A New York Public Library Best Book for Teens
Recipient of the John Steptoe New Talent Award
A Walter Award Honor Book

Available at Periplus Bandung Bookstore (ig @Periplus_setiabudhi, @Periplus_husein1 , @Periplus_husein2)

  

Sekelumit Tentang Isi

Novel ini diadaptasi menjadi sebuah film dengan judul yang sama, dibintangi oleh Yara Shahidi (Natasha) dan Charles Melton (Daniel).

 

Natasha: Saya seorang gadis yang percaya pada sains dan fakta, bukan pada takdir atau mimpi yang tidak akan pernah jadi kenyataan. Saya jelas bukan tipe gadis yang bertemu dengan seorang bocah lelaki yang imut di jalan kota New York yang ramai lalu jatuh cinta padanya. Tidak ketika keluarga saya dalam situasi dua belas jam lagi akan dideportasi ke Jamaika. Jatuh cinta padanya tidak akan menjadi ceritaku.

Daniel: Saya selalu menjadi anak yang baik, murid yang baik, dan selalu memenuhi harapan tinggi orang tua saya. Saya bukan penyair atau pemimpi. Tapi ketika saya melihat Natasha, saya melupakan semua itu. Sesuatu tentang Natasha membuat saya berpikir bahwa takdir memiliki sesuatu yang jauh lebih luar biasa bagi kami berdua.

The Universe: Setiap momen dalam hidup telah membawa kita ke momen tunggal ini. Satu juta masa depan ada di depan kita. Yang mana yang akan menjadi kenyataan?

 

Seputar Fisik Buku dan Disainnya

 

Buat saya disain cover versi film selalu terlihat menarik, tak terkecuali novel ini, sebagian karena cover film selalu menampilkan wajah-wajah pemeran tokoh. Warnanya yang hijau-tosca memang merupakan salah satu warna favorit saya, dan ternyata kombinasinya terasa pas dengan warna lainnya. 

 

Tokoh dan Karakter

Natasha Kingsley, gadis yang tidak mudah putus asa saat memperjuangkan nasibnya di Amerika. Cerdas, menyukai musik, tidak mudah percaya pada orang lain, tidak percaya pada takdir, bahkan meragukan Tuhan.

Samuel Kingsley, pergi ke Amerika mengadu nasib sebagai aktor. Tenggelam dalam mimpinya hingga melupakan keberadaan keluarganya.

Patricia Kingsley, tidak pernah menyangka hidupnya akan begitu penuh tantangan dan kekecewaan setelah menikah dengan Samuel.

Daniel (Daniel Jae Ho Bae), percaya pada cinta dan tanda-tanda. Sikapnya yang apa adanya dan jujur-polos membuatnya lucu dan menarik. 

Charlie (Charles Jae Won Bae), kakak laki-laki Daniel yang pintar tapi brengsek.

Dae Hyun, datang ke Amerika untuk mengubah nasib. Sangat menginginkan putra-putranya berhasil dan menikahi wanita Korea.

Irene, petugas keamanan yang tak pernah bicara. Depresi berat.

Lester Barnes, petugas imigrasi yang berempati pada Natasha.

Jeremy Fitzgerald, pengacara yang jatuh cinta pada paralegalnya. Di tangannya sempat nasib dan harapan Natasha  terletak.

Bev, sahabat Natasha.

 

Karakter tokoh-tokoh utama dibangun dengan baik dan ada pengembangan karakter sejalan dengan berkembangnya alur cerita. Deskripsi fisik tokoh-tokoh pentingnya seolah tidak detail karena dideskripsikan secara terpisah-pisah, tersebar di berbagai alinea.

 

Alur dan Latar

Cerita ini beralur campuran maju dan mundur dengan kecepatan yang termasuk cepat. Kadang alurnya maju jauh ke depan lalu kembali lagi ke alur semula, biasanya dipisahkan dalam bab-bab dan berkaitan dengan sudut pandang tokoh mana yang sedang berbicara.

Kisah disampaikan dari sudut pandang pertama yang bergantian antara Daniel dan Natasha, lalu kadang-kadang diselingi tokoh lain, misanya Irene dan Samuel Kingsley. Selain itu ada juga bab yang penyampaian ceritanya dari sudut pandang orang ketiga.

Konfliknya sederhana tapi dikemas dengan sangat baik sehingga meskipun ringan tapi tetap terasa berisi. Emosinya juga muncul di dalam cerita. Endingnya manis dan bermakna.

Latar cerita mengambil berbagai lokasi di kota New York. Deskripsinya juga rinci.

 

Yang menarik dan atau disuka dari Buku ini

Saya sebenernya bukan pembaca buku-buku Carl Sagan. Tapi nama Carl Sagan sudah populer terdengar oleh siapapun sebagai penulis buku-buku astronomi yang punya kemampuan menyederhanakan materi dan bahasanya sehingga bisa dipahami banyak kalangan orang. Jadi ini menarik buat saya, ketika teori beliau dikutip sebagai pembuka cerita, bahkan dijadikan prolog buku. Rasanya memang cocok dengan topik yang ada di dalam cerita. Sains yang diangkat menjadi fiksi romance, kok romantis sekali ya rasanya. 

It does no harm to the romance of the sunset to know a little about it.

  • Pale Blue Dot, Carl Sagan.

 

Prologue

Carl Sagan said that if you want to make an apple pie from scratch, you must first invent the universe. When he says “from scratch”, he means from nothing. He means from a time before the world even existed. If you want to make an apple pie from nothing at all, you have to start with the Big Bang and expanding universe, neutrons, ions, atoms, evolution, ...

Page 1

 

Sekali lagi isu imigran gelap dan ancaman deportasi saya temukan dalam sebuah novel, begitupun isu diskriminasi - sentimen kulit berwarna di Amerika. Tampaknya hidup tak semulus dan seindah kulit apel impor di sana. Untuk remaja seperti tokoh Natasha, konflik ini real dan terasa besar. Saya menyukai emosi kesedihan, putus asa, dan emosi lainnya yang muncul akibat konflik ini.

Don't tell me I’ll be alright. I don't know that place. I’ve been here since I was eight years old. I don't know anyone in Jamaica. I don't have an accent. I don't know my family there, not the way you’re supposed to know family. It’s my senior year. What about prom and graduation and my friends?” I want to be worrying about the same dumb things they’re worrying about. I even just started getting my application together for Brooklyn College. My mom saved for two years so she could travel to Florida and buy me a ‘good’ social security card. A ‘good’ card is one with actual stolen numbers printed on it instead of fake ones. The man who sold it to her said that the less expensive ones with bogus numbers wouldn't get past background checks and college applications. With the card, I can apply for financial aid. If I can get a scholarship along with the aid, I might even be able to afford SUNY Binghamton and other in-state schools.

“What about college?” I ask, crying now. My tears are unstoppable. They’ve been waiting for a long time to come out.

Page 22

 

Tidak seperti buku lain pada umumnya yang cukup menjelaskan istilah tertentu dengan catatan kaki, buku ini malah menyelipkan beberapa bab khusus membahas istilah atau topik tertentu. Buat beberapa pembaca selingan ini bisa jadi memecah konsentrasi atau membuat bosan, tapi bagi saya, ini membuat novel ini menjadi unik dan berisi. Buku ini tidak hanya menghibur tapi juga membuat pembacanya menjadi cerdas dengan cara yang tidak dipaksakan (toh kalau tidak suka, bab-bab ini bisa kita skip saja).

An Etymological History

Maybe you’ve heard the word irie before. Maybe you’ve traveled to Jamaica and know that it has some roots in the Jamaican dialect, patois. Or maybe you know that it has other roots in the Rastafari religion. The famous reggae singer Bob Marley was himself a Rastafarian and helped spread the word beyond the Jamaican shores. So maybe when you hear the word you get a sense of the history of the religion.

Page 24

 

Multiverses

A Quantum History

One possible solution to the grandfather paradox is the theory of multiverses orginally set forth by Hugh Everett. According to multiverse theory, every version of our past and future histories exist, just in an alternate universe.

...

Page 79

 

Tidak hanya soal romance saja, Nicola Yoon sukses menulis sebuah novel yang membuat kita merenungkan lebih dalam tentang Tuhan, takdir, sains, isu ras, imigran gelap, dan lain-lain.

Natasha

Human beings are not reasonable creatures. Instead of being ruled by logic, we are ruled by emotions. The world would be a happier place if the opposite were true. For example, based on a single phone call, I have begun to hope for a miracle.

I don't even believe in God.

Page 46

 

Dan tentu saja banyak kalimat di dalam buku yang bisa dikutip sebagai book quotes, misalnya

There ‘s a pure kind of joy in the certainty of belief. The certainty that your life has purpose and meaning. That, though your earthly life may be hard, there's a better place in your future, and God has a plan to get you there.

That all the things that have happened to him, even the bad, have happened for a reason.

Page 48

 

Donald is not sure what the universe was trying to tell him by taking away his only daughter, but here is what he learned: no one can put a price on losing everything. And another thing: all your future histories can be destroyed in a single moment.

Page 63

 

Saya menyukai dialog Natasha dan Daniel yang sangat khas remaja dan kadang lucu. Mereka cerdas, saling jatuh cinta, dan romance mereka sangat manis.

“So heart’s gonna get you, then?” he asks. I forget for a moment that we’ve talking about death.

“Most likely,” I say. “What about you?”

“Murder. Gas station or liquor store or someplace like that. Some guy with a gun will be robbing the place. I’ll try to be a hero but do something stupid like knock over the soda can pyramid, and that’ll freak robber guy out, and what would’ve been your average stick-‘em-up will turn into a bloodbath. News at eleven.”

I laugh at him. “So you’re going to die an incompetent hero?”

“I’m going to die trying,” he says, and we laugh together.

Page 93

 

Dengan tokoh Natasha yang berasal dari Jamaica, dan Daniel yang berasal dari Korea, ada cukup banyak budaya, bahasa, tempat-tempat khusus etnis mereka di New York, dan bahkan makanan khas yang diangkat dalam buku ini. Nicola Yoon sendiri berdarah Jamaica dan suaminya seorang Korea-Amerika, jadi mungkin apa yang diangkat ke dalam cerita adalah sisi nyata pribadinya juga. Ini sangat menarik buat saya ketika menemukannya di dalam novel The Sun is Also a Star.

The waitress returns and places the soup and two uncooked eggs in front of us. She tosses paper-clad spoons into the center of the table.

“What’s this called?” Natasha asks, when the waitress is out of earshot.

“Soon dubu,” I say.

She watches me crack my egg into the soup and bury it under cubes of streaming tofu and shrimp and clams so it will cook. She does the same and doesn't make a comment about whether it’s safe to eat.

...

Page 157

 

Dan ini dia rupanya asal muasal judul novel ini.

“Stars are important,” I say, laughing.

“Sure, but why not more poems about the sun? The sun is also a star, and it's our most important one. That alone should be worth a poem or two.”

“Done. I will only write poems about the sun from now on,” I declare.

“Good,” she says.

Page 178

 

Jelas salah satu kelebihan buku versi movie adalah adanya halaman-halaman berisi foto-foto adegan dalam film.

Picture: halaman foto

 

Lalu di bagian akhir buku ada bonus bab awal novel Everything Everything.

 

Pembaca Amazon dan Goodreads yang menyukai novel ini memuji romancenya yang menyentuh hati, narasi dan dialognya yang mengalir, isu yang dibawanya, latar budaya dalam cerita, sudut pandang cerita yang berganti-ganti antar tokoh, serta format novelnya yang berbeda (bab-bab cerita diselingi bab lain berisi pembahasan istilah atau teori tertentu). Pembaca yang merating rendah menyatakan ketidaksukaannya pula pada format buku yang bab-babnya diselang-selingi bab tambahan tersebut, beberapa tidak menyukai buku ini karena menganggap isi ceritanya kurang berbobot (kurang menggali sisi sains dan puisi yang dibawa tokoh Natasha dan Daniel), dan ada juga yang tidak menyukai cerita tokoh minor dalam buku ini yang menyampakkan istri dan anaknya demi cinta yang baru lalu melalaikan tanggungjawab pekerjaannya karena alasan yang sama.

Saya pribadi menyukai hampir semua unsur cerita dalam novel ini. Ceritanya yang tetap dijaga ringan menurut saya justru lebih tepat demikian mengingat tokoh utamanya yang masih remaja. Saya juga tidak menyukai tokoh minor yang disebutkan perievew lain sebagai tokoh tambahan yang justru lebih baik untuk ditiadakan. Buat saya buku ini menarik tidak hanya soal romancenya yang manis, tapi juga pesan-pesan yang dibawanya. Ini soal takdir, ketika dua orang yang saling berbeda sekalipun, pada akhirnya akan bertemu dan perbedaan yang ada justru akan saling melengkapi pada akhirnya.

 

Siapa Nicola Yoon

Nicola Yoon adalah penulis Jamaika-Amerika. Dia terkenal karena menulis novel young adult Everything, Everything pada tahun 2015, yang menjadi best seller New York Times dan diadaptasi menjadi film pada tahun 2017 dengan nama yang sama. Pada 2016, ia merilis The Sun Is Also a Star, sebuah novel yang juga diangkat ke dalam film layar lebar.

Yoon dibesarkan di Jamaika dan di Brooklyn, New York. Ia kuliah jurusan teknik listrik di Universitas Cornell. Namun saat ia mengambil kelas menulis kreatif sebagai mata kuliah pilihan, ia lantas merasa "kecanduan menulis". Setelah lulus, Nicola Yoon melanjutkan belajar di program Magister Menulis Kreatif di Emerson College.

Yoon bekerja sebagai programmer untuk perusahaan manajemen investasi selama 20 tahun sebelum penerbitan buku pertamanya. [4] Dia terinspirasi untuk menulis novel debutnya, Everything, Everything setelah kelahiran putri biracial-nya. Yoon ingin menulis buku yang mencerminkan kehidupan anaknya. Butuh tiga tahun bagi Yoon untuk menyelesaikan buku debutnya, ia menulis di awal pagi hari saat bekerja penuh waktu dan membesarkan anak perempuannya yang masih bayi. Suaminya, seorang desainer grafis Korea-Amerika, David Yoon, menggambar ilustrasinya.

Everything, Everything dirilis pada September 2015, dan memulai debutnya sebagai buku terlaris No. 1 New York Times untuk buku hardcover YY. Buku ini menghabiskan 40 minggu dalam daftar best seller. Sebuah film dengan nama yang sama berdasarkan buku tersebut, diadaptasi oleh J. Mills Goodloe dan dibintangi oleh Amandla Stenberg dan Nick Robinson, dirilis pada Mei 2017.

Buku kedua Yoon, The Sun Is Also a Star, dirilis pada November 2016, dan juga mencapai nomor satu dalam daftar Best Seller New York Times. The Sun is Also a Star adalah buku finalis Penghargaan Buku Nasional 2016, termasuk dalam daftar Ulasan Buku Buku The New York Times tahun 2016, serta terdaftar dalam 10 buku teratas 2016 oleh Entertainment Weekly dan Los Angeles Times. The Sun Is Also A Star mendapat penghargaan sebagai finalis Amelia Elizabeth Walden Award pada 2017. Pada Desember 2016, diumumkan bahwa hak film untuk buku tersebut telah diperoleh oleh Warner Brothers dan MGM. Film ini, disutradarai oleh Ry Russo-Young, dan dibintangi oleh Yara Shahidi dan Charles Melton, dirilis pada 17 Mei 2019.

Yoon dikaitkan dengan organisasi We Need Diverse Books, dengan misi untuk meningkatkan keragaman dan mempromosikan representasi keanekaragaman dalam sastra.

Dia berkontribusi pada Because You Love to Hate Me, sebuah antologi cerita pendek yang ditulis oleh 13 penulis YA yang dipasangkan dengan 13 BookTubers, yang memberikan petunjuk penulisan. Karya ini diterbitkan pada Juli 2017. 

The Sun is Also a Star mendapatkan rating 4.6 di Amazon dan 4.1 di Goodreads.

 

Rekomendasi

Buku ini saya rekomendasikan kepada pembaca remaja dan dewasa yang menyukai novel romance teen & young adult yang ringan ceritanya dan manis romancenya. Buku ini mengangkat isu keragaman ras, sentimennya di Amerika, imigran gelap, dan ancaman deportasi. Alur ceritanya campuran maju dan mundur, kadang semacam melompat jauh ke masa depan untuk kemudian kembali ke alur utama. Sudut pandang cerita campuran, kadang orang pertama (Daniel atau Natasha, atau tokoh lainnya), kadang orang ketiga. Ada bab-bab yang menyelingi bab utama cerita, berisi penjelasan istilah atau teori tertentu. Budaya (Jamaika dan Korea), bahasa, tempat-tempat khusus etnis korea, dan makanan khas juga diangkat beberapa kali ke dalam cerita. Latar kota New York-nya rinci. Seperti novel Everything, Everything yang mencerminkan sisi kehidupan anak Nicola Yoon, The Sun is Also a Star  sepertinya mengambil kisah Nicola Yoon yang Jamaika Amerika dan suaminya yang Korea Amerika. Ada satu dua hal seputar tokoh minor yang mungkin akan menimbulkan ketidaknyamanan untuk pembaca karena dibiarkan 'fail' dalam kehidupannya. Endingnya rapih, happy, dan saya anggap tak terduga. Buku ini berbicara soal takdir cinta, dimana dua orang yang berbeda sekalipun akan dipertemukan juga pada akhirnya.

 

My Rating 4.6/5

 

 

 

TERBARU - Buku IMPOR

Review Buku Grit - Angela Duckworth

23-06-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Grit - Why Passion and Resilience are The Secrets to Success Penulis : Angela Duckworth Jenis Buku : Self Improvement – Cognitive Psychology – Psychology Personal Study Penerbit : Ebury Publishing Tahun Terbit :...

Read more

Review Buku Good Vibes, Good Life - Vex …

23-06-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Good Vibes, Good Life How Self-Loe is The Key to Unlocking Your Greatness Penulis : Vex King Jenis Buku : Self Improvement - Spirituality Penerbit : Hay House UK Ltd  Tahun Terbit : Desember 2018 Jumlah...

Read more

Review Buku Everything Is F cked - Mark …

22-06-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Everything is F cked – A Book About Hope Penulis : Mark Manson Jenis Buku : Self Improvement Penerbit : HarperCollins Publishers Inc  Tahun Terbit : Mei 2019 Jumlah Halaman :  288 halaman Dimensi Buku : ...

Read more

Review Buku Reflections of A Man - Mr. A…

11-06-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Reflections of A Man Penulis : Mr. Amari Soul Jenis Buku : Relationship Penerbit : Black Castle Media Group, LLC.  Tahun Terbit : Februari 2015 Jumlah Halaman :  278 halaman Dimensi Buku :  20.07 x 12.70 x 1.78 cm Harga...

Read more

TERBARU - Buku Indonesia & Terjemahan

Review Buku Wild Hearts (Ancaman Masa La…

28-04-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Wild Hearts (Ancaman Masa Lalu) * Harlequin Penulis : Sharon Sala Disain Sampul : Marcel A.W. Jenis Buku : Fiksi Romance Suspense - Misteri Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : November 2018 Jumlah Halaman...

Read more

Review Buku A Song of Shadows (Kidung Ba…

14-04-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : A Song of Shadows (Kidung Bayang-Bayang) Penulis : John Connolly Disain Sampul : Edward Iwan Mangopang Jenis Buku : Detektif Kriminal – Misteri - Suspense Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : November 2018 Jumlah...

Read more

Review Buku 64 Tips dan Trik Presentasi …

31-03-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : 64 Tips dan Trik Presentasi Public Speaking Mastery in Action Penulis : Ongky Hojanto Disain Sampul : Orkha Creative Jenis Buku : Non Fiksi - Komunikasi Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit :...

Read more

Review Buku Cinta di Dalam Gelas (Dwilog…

21-03-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Cinta di Dalam Gelas (Dwilogi Padang Bulan #2) Penulis : Andrea Hirata Editor : Imam Risdiyanto Jenis Buku : Fiksi - Roman Penerbit : Bentang Pustaka    Tahun Terbit : Cetakan Kesebelas, November 2017 Jumlah Halaman...

Read more

TERBARU - Cerita Dipidiff

Cafe Krang Kring (a Review)

01-05-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Krang Kring, lucu ya namanya. Seketika mengingatkan saya pada tipe alat komunikasi jaman dulu yang saat digunakan harus diputar nomornya satu per satu dan kalau ada telepon masuk bunyinya ya...

Read more

Baca Buku Bareng di Perpustakaan KPw BI …

10-04-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

    Teman-teman pernah ke Perpustakaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat? Kalau saya baru kali ini. Sebenarnya BI corner sudah familiar sih buat saya, karena bolak-balik ke Dispusipda Jabar selalu...

Read more

The Warung Kopi by Morning Glory (a Revi…

28-03-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Setengah ga nyangka dan setengah takjub juga begitu nemu kafe asyik kayak begini di wilayah Bandung Timur. Maklum sudah keburu kerekam di memori otak kalau kafe-kafe cozy adanya cuma di...

Read more