Review Buku Archery for Beginners - Amante P. Marinas

Published: Monday, 30 September 2019 Written by Dipidiff

 

Judul : Archery for Beginners

The Complete Guide to Shooting Recurve and Compound Bows

Penulis : Amante P. Marinas, SR.

Jenis Buku : Sport

Penerbit : Tuttle Publishing

Tahun Terbit : Mei 2019

Jumlah Halaman :  128 halaman

Dimensi Buku : 25.40 x 19.05 x 1.27 cm

Harga : Rp. 230.000*harga sewaktu-waktu dapat berubah

ISBN : 9780804851534

Paperback

Edisi Bahasa Inggris

 

Available at PERIPLUS BANDUNG Bookstore (ig @Periplus_setiabudhi, @Periplus_husein1 , @Periplus_husein2) dan

 

 

Sekelumit Tentang Isi

Archery for Beginners adalah buku panduan instruksional lengkap untuk siapa pun yang tertarik mempelajari panahan untuk tujuan rekreasi atau hiburan. Buku ini mencakup semua hal penting untuk pemanah awal — dari keterampilan dan peralatan dasar hingga metode pelatihan yang efektif dan aman. Ada beberapa bab tentang busur recurve dan compound, dua tipe busur paling populer, serta informasi tentang cara melacak kemajuan latihan panahan kita.

 

Topik yang termasuk dalam buku ini adalah:

  • Busur Compound dan Recurve
  • Peralatan dan aksesori panahan
  • Persiapan dan keamanan latihan
  • Metode shooting tingkat lanjut
  • Games panahan yang menyenangkan
  • Cara membuat busur sendiri

Dengan lebih dari 150 ilustrasi dan foto penuh warna, petunjuk langkah demi langkah, dan petunjuk arah yang mudah diikuti, buku Archery for Beginners adalah panduan untuk siapa saja yang tertarik mempelajari dasar-dasar memanah.

 

Yuk kita intip daftar isinya

Acknowledgments

Preface

Introduction

 

Part I: Archery Tackle

Chapter 1: The  Bow

The Recurve Bow

The Compound Bow

Recurve vs Compound

Chapter 2 : The Arrow

Parts of the Arrow

Characteristics of a Good Arrow

Selecting the Arrow

Chapter 3: Accessories

Chapter 4: Care of Your Tackle

 

Part II: Safety and Preparation

Chapter 5: Safe Shootin

Safety Guidelines

Avoiding Distractions

Chapter 6: Avoiding Injuries

Warming Up

Chapter 7: Shooting the Bow

Mechanics of Shooting the Bow

Developing Good Form

The Target

Chapter 8: Instinctive Shooting

Chapter 9: Advanced Instinctive Shooting

Shooting from Different Distances

Shooting at Multiple Targets

Shooting against the Norm

Chapter 10: Arrow Speed and Trajectory

Speed of the Arrow

Trajectory of the Arrow

Chapter 11: Tracking Your Progress

Hit or Miss

Grouping

Scoring Point

Learning Curve

 

APPENDIX A: Practice Games

Tic-Tac-Toe

Lottery Numbers

APPENDIX B : Making Your Own Bow and Arrow

Making the Arrow

Making the Bow

But will it Shoot Right?

 

Glossary

Bibliography

Photo Credit/Also by the Author

About the Author

 

Seputar Fisik Buku dan Disainnya

Dengan menggunakan warna-warna yang umum ada pada target, buku ini serta merta mengingatkan saya pada panahan. Foto yang ada dalam sampul serta tulisan yang dicetak besar dengan warna merah sukses menonjolkan dan memberikan ciri khas yang sesuai pada buku ini sebagai buku yang bertopikkan archery. Tuttle adalah salah satu penerbit yang tahu mencetak dan mendisain buku-bukunya dengan gaya yang serupa yakni kaya warna, gambar, dan kualitas kertas yang bagus.

 

Opini - Yang menarik dan atau disuka dari Buku ini

Bagi saya, apa yang dituliskan Marinas dalam preface menunjukkan dengan jelas maksud dan tujuannya menulis buku panduan panahan ini. Saya pikir, kita sebagai pembaca ada baiknya mencermati bagian ini agar bisa memahami bahwa buku ini adalah buku tentang dasar-dasar panahan yang sangat berdasarkan pengalaman pribadi Marinas dan bukan buku panduan umum dan lengkap archery di dunia.

I would have taken up archery much earlier in life but some things got in the way, including my writing on other topics.  I started shooting the bow 12 years ago and to date I retrieved about 200,000 arrows from my targets, which is really not that much considering I have thrown knives about 1,500,000 times and shot the blowgun about 800,000 times.

My experience in my daily bow shoots start crowding other things in my mind. The load on my mind got heavier than the proverbial ton-of-bricks. So one night, I decided to lighten it a bit, I started writing this book.

Page 14

 

Ada sedikit keterangan tentang panahan dunia di buku ini, tapi tentu sangat tidak memuaskan buat kita yang ingin lebih tahu tentang archery-history yang detail. Marinas hanya menyebutkan sekilas bahwa ada panahan tradisional dan ada pula yang modern. Lalu seperti apa jenis busur tertentu di masa lalu biasa digunakan.

In the past, archery was not a pastime or a sport. It was practiced as a means of war or as a means to obtain food. Because of this, bows were developed for very specific needs. The earliest bows were made using one piece of flexible wood, with a rigid middle bent at each end to the same degree, joined by a string made from natural fibers, sinew, silk, or rawhide. Modern bows are made of composite materials that complement each other’s properties: one strong in tension; the other strong in compression.

Bows can be short or long. In the past, Native Americans used short bows for hunting while English archers used longbows. Hunters with short bows stalked their quarry and took aim from close range. Longbow archers stayed as far away as possible from their targets – they didn't have to aim. ...

Page 15

 

Seperti yang telah ditekankan pada judul bahwa buku ini membahas Recurve dan Compound saja, maka bab 1 The Bow memang hanya membahas dua tipe busur tersebut. Alasannya disebutkan dengan jelas oleh Marinas. Jadi, untuk kita yang ingin tahu lebih banyak tentang busur di luar Recurve dan Compound, maka buku ini tidak sesuai untuk itu. Di bab The Bow kita akan menemukan pemaparan bagian-bagian dari busur, baik Recurve maupun Compound yang memadai. Tersedia juga gambar-gambar pelengkap yang mencukupi.

There are 3 main types of the bows:

  • Recurve bows – where the tips of the limbs point away from the archer and the string touches the bow before it is looped on the bow nocks.
  • Compound bows – which have much stiffer limbs than either those of the recurve or longbow. They use a system of pulleys (cams) and cables that transfers the applied pull to the limbs.
  • Straight bows – oftentimes called the longbow, where the tip of the limbs point toward the archer and were the string does not touch the bow except at the bow nocks (notches).

Because the recurve and the compound are the two most popular types of bows used in recreational archery by far, I cover them in this book.

Page 16

 

Ada banyak gambar ilustrasi dan foto, baik di bab tackle maupun shooting. Sebagian gambar cukup jelas secara visual dan mendukung pemaparan topik yang ada, tapi ada juga yang kualitasnya minim, terutama di bab shooting yang, personally, saya mengharapkan foto atau gambar dengan jarak yang lebih dekat dan detail agar bisa menampilkan anchor atau teknik lain dalam panahan dengan baik.

 

Picture: Contoh gambar-gambar yang ada di dalam buku

 

Menarik pula untuk melakukan perbandingan harga busur, antara harga yang dicantumkan oleh Marinas di buku dengan pengalaman real pembelian busur saya serta coach panahan saya, Robert Stevan. Menurut Marinas 'one left handed takedown recurve, shooting glove, safety goggles, stringer, forearm guard, quiver, and a dozen 500 spine arrows will cost us around $300'. Untuk perbandingan, busur takedown recurve (Epic Hawk) milik saya sekitar $179, belum termasuk rest, quiver, arm guard, stringer, dan selusin anak panah. Additional information: Horsebow Epic Zen miliki coach Robert harganya $200 (bow saja), dan harga compound Oneida Phoenix $1200, impor lewat e-bay. Jadi kurang lebih harga kisaran Marinas di buku dengan pembelian kami di Indonesia sama.

Cost

If you want to buy a left-handed takedown recurve, shooting glove, safety goggles, stringer, forearm guard, quiver, and a dozen 500 spine arrows you could be spending arrows $300. It seems expensive but it isn't really. The recurve will last many years. For a  bow that lasts 10 years, this amounts to spending $30 a year. It will cost you more than $30 to see one movie and have dinner afterward with a friend. (The recurve is listed at 28 lbs weight but it feels more like 35 lbs. If you are not comfortable with the weight of a recurve do not hesitate to return it)

Page 18

 

Buku ini berisi saran-saran praktis panahan berdasarkan pengalaman Amante P. Marinas. Jadi beberapa hal di buku ini mungkin sama dengan kita atau pemanah umumnya, tapi beberapa saran lainnya mungkin tidak. Tapi saya menyukai dan menghargai tips trik dan saran yang penulis berikan dalam buku ini. Salah satunya yang saya rasa benar sekali adalah saran tentang pemilihan lbs pada busur agar memilih sesuai dengan kemampuan kita, terutama sebagai pemanah pemula.

If you had not handled a bow before, it is better to start with a bow that you can pull easily. This way, you can concentrate on developing good form rather than struggling to get the full draw.

If you do, you will benefit in a number of ways.

  • You can shoot many arrows one after the other without feeling fatigued.
  • You will be shooting safely.
  • You will avoid self-inflicted injury.
  • Over time, you will build up your muscles and get stronger
  • You will have fun.

Page 19

 

Sebagai buku panduan saya juga merasa buku ini nyaman dibaca karena sistematis menggunakan model poin per poin. Hanya sayang, seperti yang saya sebutkan di atas, gambar pendukungnya kadang kurang jelas. Misalnya pada panduan memasang string pada busur recurve. Langkah-langkahnya sudah disebutkan per poin. Tapi kita akan jauh lebih paham jika melihat video tutorial yang ada di youtube.

Stringing the Recurve

The bow can be stringed or unstringed by hand or with the help of a bow stringer. To string the bow by hand:

  • Loop the lower end of the string around the lower notch of the bow.
  • Hold the upper end of the string in your left hand and the bow’s upper end with your right hand.
  • Step your right foot between the lower limb and the bowstring.
  • Anchor the curved lower end against your left ankle. This will put the riser against the back of your right leg (Figure 1-9)
  • Bend (push to the front) the bow’s upper end with your right hand and slip the loop on the notch (Figure 1-10)

Page 23

 

Bagian ini saya anggap juga menarik karena memberikan wawasan dasar bagi pemanah pemula untuk memilih apakah mau memulai panahan dengan busur recurve atau compound karena dua busur ini memang punya spesifikasinya dan keunikannya sendiri. Dalam hal ini, harga pun jadi pertimbangan tentunya. Saran Marinas untuk kita si pemanah pemula agar bertanya dan berkonsultasi langsung di toko alat panahan juga saya setujui mengingat ini kerap saya dan coach lakukan juga di toko panahan di Bandung. Perlu diperhatikan juga agar memiliki toko panahan yang berkualitas agar informasi yang didapatkan memang benar dan menyeluruh.

Recurve vs Compound

Which kind of bow is right for you, recurve or compound? You might choose one over the other based on appearance. Then, you would look at the bottom line – price. Say, you picked one, despite its price. What would you want to use it for? Hunting? Target practice?

I have shot them both and I would like to share my experience (based on  32 lbs, bows)

  • The recurve is lighter, maybe, about half the weight of a compound bow. This matters because it is a heavy load on the bow arm (the arm that holds the bow). In my case, I can shoot ten arrows ....
  • I can string and unstring the recurve without using any tools. You can't do the same with the compound bow.
  • I have been able to replace or extend the useful life of some of the accessories of the recurve.
  • ...
  • ...
  • There is no “let off” in the recurve. The “let off” makes the compound bow unique.
  • ..

Page 29

Ultimately, I would suggest that, in order to make an informed choice, you take a trip to an archery shop. There is a good chance that they will have an archery range there. You can ask to shoot a few arrows from both bows in order to get an idea of how both bows feel to you.

Page 32

 

Di bab The Arrow, kita akan menemukan penjelasan tentang bagian-bagian dari sebuah anak panah. Di bab ini Marinas menjelaskan macam-macam arrow yang sebenarnya cukup banyak jenisnya, tapi penjelasannya sendiri coach Robert anggap tidak menyeluruh. Hanya satu dua jenis anak panah saja yang mendapatkan porsi bahasan cukup banyak.

The arrow is the other half of a potentially deadly pair. Historically, the arrow was made from wood, bamboo, or other materials readily available. Bamboo bows and arrows were the most used in Asia. Native Americans use ash, birch, and other types of wood from which shafts can be made that are light, stiff, and straight.

Wooden arrows are still popular although they are liable to warp. Modern arrows are hollow and made from fiberglass, aluminium, or carbon. This author uses carbon arrows which he finds very durable.

Page 33

 

Saran pembelian seperti ini terlihat sederhana, tapi sebenarnya perlu kita perhatikan.

If you buy arrows on the internet, make sure that they are “ready to shoot". Other wise you could receive a package that will contain only shafts and inserts. Then, separatedly you have to buy arrowheads, fletchings, glue, and nocks. ....

Page 38

 

Sebagai buku panduan untuk pemula, buku Archery for Beginners ini memang sejalan dengan peruntukannya. Salah satunya karena ada sebuah bab yang membahas tentang cara merawat gear atau alat panahan serta panduan panahan yang aman, mulai dari mengamankan situasi lingkungan di area panahan, hingga pemanasan untuk menghindari cedera. Bahkan ada panduan untuk menghindari distraksi saat memanah. Wawasan ini jelas dibutuhkan oleh para pemula. 

You now have the bow, arrow, and accessories. You are ready to shoot. However, before you do so, you should understand

  • The pain or discomfort usually accompany a physical activity
  • That there is need for warm up exercises
  • The factors that could affect your ability to hit a target
  • The concept of instinctive shooting
  • The process of aiming

Page 43

Safe Shooting

There is always the probability of getting injured when one engages in any physical activity. Even when you are shooting alone it s very possible to experience some pain or suffer some self-inflicted injury. Bows can fail. In fact, it is possible that a compound bow, with its many parts, could shatter. It's something you should be aware of, and prepared to deal with. However, the best way to avoid any possible injuries is to be safety conscious.

Page 54

 

Ada satu alinea dimana Marinas membahas anak panah yang meleset dari target lalu jatuh ke tanah/rumput di area panahan. Di bagian itu Marinas memberikan penekanan bahwa kita sebagai pemanah harus sebisa mungkin menghindari kehilangan anak panah kita. Personally, ini saya sering alami di area panahan. Rasanya seru saat mencari panahan bersama teman-teman dan saling membantu. Tapi jika rumput di area panahan cukup tinggi atau areanya luas, proses ini bisa sangat memakan waktu. Anak panah dengan nock yang menyala (glow in the dark) harus kita gunakan jika bermain panahan di malam hari di area panahan outdoor terutama.

Mow your lawn – Maintaining your lawn is less about maintenance of your tackle that it is about avoiding loss of arrows. Occasionally, you will make a very bad shot and will completely miss the target. If the grass in your lawn is more than 6 inches tall, it will not be easy to find the arrow. If the arrow has a glow-in-the-dark nock, we will have to wait ...

Page 46

  

Untuk tahap menembakkan anak panah, buku ini membahas teknik anchor, lalu melanjutkannya dengan instinctive shooting. Bab ini juga membahas jarak memanah (recreational shooting for backyard area). Mechanics of shooting yakni rangkaian stance, nocking, drawing, aiming, releasing, dan following through juga ada. Dilengkapi pula pembahasan tentang papan target sederhana. Khusus di bab Instinctive Shooting, coach Robert berpendapat teknik ini kurang tepat untuk seorang pemula, mengingat secara logika, instinctive menggunakan feeling, sedangkan feeling tersebut bisa diraih kalau pemanah sudah memiliki teknik dasar yang baik, dari postur, anchor, dan lain sebagainya. Kecuali jika instinctive yang dimaksud adalah 'coba-coba' alias melatih munculnya feeling maka sah-sah saja.

Shooting The Bow

Learning to shoot a bow is a process that includes preparation, planning and execution. In order to effectively shoot, you should take into account a number of factors that affect your performance. These include everything from making sure your tackle is in good working condition to understanding the mechanics of shooting.

Page 63

 

Shooting Distance

Recreational shooting can be done in a backyard where space is limited. It will be smart and safe to start shooting your bow from 10 feet. Stay at this distance until you have taken 1,000 arrow shots. Next, shoot from 15 feet with the same number of arrows. Then shoot from 30 feet (10 yards) shooting the same number of arrows. Increase your shooting distance to 20 yards. Shoot from the maximum safe distance only when you feel confident that you can control your shots.

Page 64

 

Hal-hal sederhana yang dialami pemanah tampaknya tak luput dari perhatian Marinas. Salah satunya tentang arrow yang cedera. Misal, kehilangan satu vanes atau nocknya retak. Di buku ini Marinas menceritakan pengalamannya bagaimana menembakkan anak panah yang vanesnya hilang satu dan membandingkannya dengan anak panah yang vanesnya lengkap.

Shooting arrows with 2 vanes versus 3 vanes – After thousand of shots, many of my arrows got damaged. So I ended up having arrows with only one or two good vanes. Rather than throw them away, I removed the damaged fletchings and saved them. Remember the old adage? As soon as you throw something away, you’ll need it the next day. Well, I needed it the next day! The day before I shot the 2-vaned and 3-vaned arrows, the fin-shaped part of the arrow rest got sheared. I did not have a spare. So I improvised by cutting a small piece of a discarded vane and attached it to the body of the arrow rest with glue used for vinyl repair. Surprisingly it worked. I shot these arrows with the improvised arrow rest.

Page

 

Mengetahui perkembangan kemampuan memanah kita tentu juga penting untuk kita lakukan. Ada istilah grouping  dan scoring yang umum dikenal para pemanah yang biasa dijadikan tolok ukur perkembangan memanah. Di buku ini dijelaskan apa itu grouping dan scoring.

Tracking Your Progress

It is not necessary to track your progress. You might be satisfied with just hitting your target. However, if you want to keep track, you cannot rely on memory. It is doubtful if you can remember how well you did two months ago. Hence, it is better to keep written records of your shooting sessions. This can be done by counting hits and misses, grouping, scoring, or plotting a learning curve

Page 103

 

Di bab Arrow Speed and Trajectory ada rumus dan juga cara Marinas menghitung kecepatan dan lintasan anak panah. Bagi saya bab ini seperti bab bonus, hanya sekadar wawasan saja untuk pemanah pemula dan penerapannya ke level yang lebih tinggi rasanya tidak mudah. Mengetahui lintasan anak panah membuktikan betapa berbahayanya menembakkan anak panah ke arah atas.

 

Practice games adalah bab yang berisi games yang bisa kita mainkan bersama teman pemanah kita. Ada games Tic Tac Toe yang menggunakan gambar lingkaran, pemanah yang pertama kali berhasil memanah tiga lingkaran pada satu baris yang sama maka dia yang memenangkan permainan, dan ada games Lottery Numbers, kali ini lingkaran pada target diberi angka.

 

Buku ini kemudian ditutup dengan bab terakhirnya tentang Making Your Own Bow and Arrow. Pastinya bab ini seru juga untuk dipraktikkan, sayang saya belum sempat melakukannya hingga sekarang. Bow dan arrow yang Marinas beri panduan cara pembuatannya adalah busur dan anak panah yang sederhana yang dibuat dari bahan-bahan alam seperti ranting pohon atau kayu. Di bab ini Marinas menekankan betapa menyenangkan pengalamannya saat mencoba membuat busur dan anak panah sendiri meski sederhana tipenya.

 

 

Siapa Amante P. Marinas

Amante P. Marinas dibesarkan di Pambuan, sebuah desa dengan akses terbatas, tanpa air ledeng dan tanpa listrik di Gapan, Nueva Ecija, di Luzon Tengah di Filipina. Marinas memegang ikat pinggang hitam di aikido dari Phillippine Aikido Club di bawah Sensei Ambrosio Gavileno dan di shorin-ryu dari Commando Karate Club di bawah Sensei Latino Gonzales serta Sensei Anselmo “Pop” Santos. Dia berlatih kung fu sebentar dengan Sifu Benito Coo.

Setelah berkenalan dengan pananandata, suatu sistem pertarungan tongkat, pisau, dan tangan kosong, oleh kakeknya Ingkong Leon Marcelo pada usia delapan tahun, Marinas kemudian memperluas cakupannya dan secara resmi mendirikan versi panandata yang lebih luas pada tahun 1988. Marinas telah menulis tiga belas buku tentang pananandata. Dia merancang pisau lempar yang dipasarkan oleh United Cutlery, yang kemudian dilantik ke dalam International Knife Throwera Hall of Fame (IKTHOF) pada Oktober 2010. Amante P. Marinas adalah ketua kehormatan Asosiasi Fukiyado Internasional yang berbasis di Nagaoka, Jepang.

 

Buku Archery for Beginners mendapatkan rating 3/5 di Amazon dan 4/5 di Goodreads.

 

Rekomendasi

Buku ini saya rekomendasikan kepada pemanah pemula atau mereka yang ingin tahu tentang hal-hal mendasar dalam dunia panahan. Topik yang dipaparkan cukup relevan untuk kebutuhan pemanah pemula, meski metode instinctive dan beberapa saran, tips, atau langkah yang penulis sebutkan mungki tidak sesuai untuk semua pemanah pemula, bahkan tidak sesuai dengan langkah-langkah latihan panahan yang profesional. Di titik ini perlu diingat kembali bahwa buku ini hanya membahas panahan dari sisi pengalaman pribadi penulis, hanya untuk panahan dengan tujuan hiburan (bukan turnamen), dan bahkan panahan yang dimainkan di halaman belakang rumah. Tidak ada informasi sejarah panahan dunia dan jenis busur lain selain compound dan recurve. buku ini dilengkapi dengan banyak gambar pendukung, tapi kurang jelas, misalnya posisi anchor . Gamesnya praktis dan cara-cara membuat bow dan arrow sendiri menarik untuk dicoba karena memanfaatkan bahan-bahan alam yang umum ada. Most important, this book is not a complete guide to archery

My Rating : 4/5.

 

 

Klik gambar Whatsapp di bawah ini untuk chat langsung dengan Dipidiff

(terbuka untuk komentar, informasi, dan diskusi tentang buku)

 

 

TERBARU - Buku IMPOR

Review Buku An Anonymous Girl - Greer He…

19-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : An Anonymous Girl Penulis : Greer Hendricks & Sarah Pekkanen Jenis Buku : Psychological Suspense Penerbit : Pan MacMillan   Tahun Terbit : Agustus 2019 Jumlah Halaman : 464 halaman Dimensi Buku : 13.00 x 19.70 x 3.20 cm Harga...

Read more

Review Buku The Silence - Tim Lebbon

09-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : The Silence Penulis : Tim Lebbon Jenis Buku : Science Fiction Penerbit : Titan Books (UK)  Tahun Terbit : Maret 2019 Jumlah Halaman :  368 halaman Dimensi Buku : 20.32 x 13.21 x 2.54 cm Harga : Rp. 112.000*harga...

Read more

Review Buku Talking To Strangers - Malco…

07-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Talking to Strangers What We Should Know about the People We Don’t Know Penulis : Malcom Gladwell Jenis Buku : Non Fiksi - Psikologi Penerbit : Penguin Random House UK Tahun Terbit : September 2019 Jumlah...

Read more

Review Buku The Ride of A Lifetime - Rob…

07-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : The Ride of A Lifetime Lessons Learned from 15 Years as CEO of The Walt Disney Company Penulis : Robert Iger Jenis Buku : Management Leadership Penerbit : Random House Publishing Group Tahun Terbit :...

Read more

TERBARU - Buku Indonesia & Terjemahan

Review Buku #MO - Rhenald Kasali

18-09-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : #MO Sebuah Dunia Baru yang Membuat Banyak Orang Gagal Paham Penulis : Rhenald Kasali Jenis Buku : Ekonomi - Bisnis Penerbit : Mizan Tahun Terbit : Agustus 2019 Jumlah Halaman :  446 halaman Dimensi Buku :  15...

Read more

Review Buku Wild Hearts (Ancaman Masa La…

28-04-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Wild Hearts (Ancaman Masa Lalu) * Harlequin Penulis : Sharon Sala Disain Sampul : Marcel A.W. Jenis Buku : Fiksi Romance Suspense - Misteri Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : November 2018 Jumlah Halaman...

Read more

Review Buku A Song of Shadows (Kidung Ba…

14-04-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : A Song of Shadows (Kidung Bayang-Bayang) Penulis : John Connolly Disain Sampul : Edward Iwan Mangopang Jenis Buku : Detektif Kriminal – Misteri - Suspense Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : November 2018 Jumlah...

Read more

Review Buku 64 Tips dan Trik Presentasi …

31-03-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : 64 Tips dan Trik Presentasi Public Speaking Mastery in Action Penulis : Ongky Hojanto Disain Sampul : Orkha Creative Jenis Buku : Non Fiksi - Komunikasi Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit :...

Read more

TERBARU - LIFE STORY

Work Coffee Cafe (a Review)

17-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Familiar kah teman-teman dengan nama cafe ini? Saya sih tidak. Tapi itu kemungkinan karena kami domisili di Bandung Timur dan jarang main ke daerah ini. Padahal tempatnya asyik bahkan klasik...

Read more

Marka Cafe + Kitchen (a Review)

16-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Untuk mereka yang biasa ngafe atau duduk-duduk nongkrong sambil menikmati kopi pasti sudah kenal kafe yang satu ini. Saya juga tahu Marka cafe karena diajak partner saya ngobrol-ngobrol tukar pikiran...

Read more

The Best Way to Start a New Habit

18-08-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Banyak orang termasuk saya yang hidupnya penuh rencana perbaikan diri. Fokus pada menemukan kebiasaan baru dan berusaha menghilangkan kebiasaan lama seolah sudah jadi agenda sehari-hari. Tapi niat dan realisasi kadang...

Read more