Review Buku An Anonymous Girl - Greer Hendricks and Sarah Pekkanen

Published: Saturday, 19 October 2019 Written by Dipidiff

 

Judul : An Anonymous Girl

Penulis : Greer Hendricks & Sarah Pekkanen

Jenis Buku : Psychological Suspense

Penerbit : Pan MacMillan  

Tahun Terbit : Agustus 2019

Jumlah Halaman : 464 halaman

Dimensi Buku : 13.00 x 19.70 x 3.20 cm

Harga : Rp. 158.000*harga sewaktu-waktu dapat berubah

ISBN : 9781529010732

Paperback

Edisi Bahasa Inggris

 

The instant #1 New York Times bestseller (January 2019) 

People Magazine's Book of the Week

Bookish's "Must-Read Books of Winter"

PopSugar's "Best Books of Winter"

Cosmopolitan's "2019 Books to Bring to Your Book Club"

Bookbub's "Biggest Books of Winter"

Refinery 29's "Best Books of January 2019"

Crime Reads' "January's Best Psychological Thrillers"

InStyle's "7 Books That You Should Resolve to Read This January"

HelloGiggles' "The 50 Most Anticipated Books of 2019"

USA Today's "5 New Books Not to Miss"

Marie Claire's "The Best Women’s Fiction of 2019 (So Far)"

Hypable's "Winter Releases You Can’t Afford to Miss"

 

Available at PERIPLUS BANDUNG Bookstore (ig @Periplus_setiabudhi, @Periplus_husein1 , @Periplus_husein2)

 

 

 

Sekelumit Tentang Isi

Untuk bertahan hidup Jessica datang ke New York dan bekerja sebagai make up artist freelance. Dari salah satu pelanggannya ia mendapatkan informasi tentang studi moral dan etika yang diadakan oleh Dr. Shield. Iming-iming imbalan yang besar menjadi motivasinya kala itu. Hidup Jessica tidak mudah karena harus menanggung biaya kesehatan adiknya yang mengalami kerusakan otak sehingga butuh penanganan dan terapi yang terus menerus. Ketika Jessica setuju menjadi responden penelitian psikologi topik moral dan etika yang dilakukan oleh Dr. Shield yang misterius, ia pikir yang harus ia lakukan adalah menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan, mengambil uang imbalannya lalu pulang.

Tapi lalu pertanyaan-pertanyaan yang ia jawab makin tajam dan invasif. Jessica kini juga dituntut untuk melakukan sesi test di luar ruangan dengan pakaian dan tindakan yang ditentukan oleh Dr. Shield. Tugasnya menjadi tidak masuk akal ketika ia diminta untuk merayu pria yang sudah berumah tangga. Segera Jessica menjadi curiga, khawatir, dan takut karena pada akhirnya ia tidak lagi bisa mempercayai apa yang nyata dalam kehidupannya. It's obvious that some obsessions can be deadly.

 

 

Seputar Fisik Buku dan Disainnya

 

Ini disain sampul buku yang disenadakan dengan buku lainnya dari penulis yang sama meski bukan buku seri. Kalau teman-teman memperhatikan, sampul novel pertama duet penulis ini yang berjudul The Wife Between Us juga ada kemiripannya. Saya jadi teringat dengan novel-novelnya Ishiguro yang juga diterbitkan ulang dengan disain sampul yang setipe.

Secara garis besar disainnya menurut saya sudah pas ya. Karena punya sisi yang menggambarkan inti cerita. Ada sosok wanita dalam gambar sampul buku dan pemilihan warnanya yang hitam merah mencerminkan genrenya yang psychological suspense. Dua wanita yang tampak di buku sepertinya penggambaran tokoh Dr. Shield dan Jessica. 

 

Tokoh dan Karakter

Jessica

Dr. Shield

Thomas

Noah

 

Untuk karakter, An Anonymous Girl memiliki tokoh utama yang tidak super power dan mempunyai cacat cela. Ada kemungkinan kita menjadi kesal karena terbawa emosi. So be aware ☺.

 

 

Alur dan Latar

Cerita disampaikan dari sudut pandang Jessica dan Dr. Shield secara bergantian. Hingga dua pertiga bagian buku, alurnya terasa pelan. Buku ini ada unsur romance-nya, meski hanya 20 persen saja dari total cerita. Alurnya maju dengan gaya bercerita flashback yang narasinya langsung dari tokohnya. Konlfiknya tentang rumah tangga dan kehidupan, dikemas dengan baik sehingga berhasil memunculkan sisi emosi dan kemenyimpangan tokoh cerita. Endingnya tertutup tapi tidak bahagia sepenuhnya. Tapi ending seperti ini justru lebih nyata karena hidup memang tidak selamanya 'happy ending'.

 

 

Yang menarik dan atau disuka dari Buku ini

Sebuah studi akademisi menjadi awal kisah ini dimulai. Topiknya yang tentang moral dan etika seketika terasa berintrik buat saya. Apalagi setelah membaca satu halaman khusus di awal cerita yang menjelaskan seperti apa studinya dan kalimat-kalimat dibawahnya. Apa itu kebenaran? Apakah kita sebagai manusia memang bisa dan berhak untuk menilai individu lain, mengingat kehidupan tiap orang itu sangat kompleks? Ini sejujurnya juga selalu menjadi pertanyaan saya secara pribadi dalam kehidupan.

You’re Invited: Seeking women aged 18 to 32 to participate in a study on ethics and morality conducted by a preeminent NYC psychiatrist. Generous compensation. Anonymity guaranteed. Call for more details.

It’s easy to judge other people’s choice. The mother with a grocery cart full of Froot Loops and Double Stuf Oreos who yells at her child. The driver of an expensive convertible who cuts off a slower vehicle. The mowan in the quiet coffee shop who yanks on her cell phone. The husband who cheats on his wife.

But what if you knew the mother had lost her job that day?

What if the driver had promised his son he'd make it to his school play, but his boss had insisted he attend a last-minute meeting.

What if the woman in the coffee shop had just received a phone call from the love of her life, a man who’d broken her heart?

And what if the cheater’s wife habitually turned her back on his touch?

Perhaps you would also make a snap judgment about a woman who decides to reveal her innermost secrets to a stranger for money. But suspend your assumptions, at least for now.

We all have reasons for our actions. Even if we hide the reason from those who think they know us best. Even if the reasons are so deeply buried we can't recognize them ourselves.

 

 

Novel psychological suspense ini kental dengan latar bidang psikologi, ada istilah-istilah, dan detail pembahasan karakter dan sisi mental para tokoh utama. An Anonymous girl memang bukan buku tentang hantu atau monster yang menakutkan. Tapi cekaman psikologi thrillernya mulai terasa berat di dua pertiga akhir bagian buku (sebenarnya saya lebih suka memasukkan novel ini ke kategori suspense, *personally). Sulit menentukan dengan cepat tokoh mana yang sebenarnya jahat dan berbohong. Plot twist adalah salah satu kelebihan dari novel ini.

First impressions: You are young; your lisence confirmed that you are twenty-eight. Your chestnut-brown curls are long and a tad unruly, and you are clad in a leather jacket and jeans. You don't wear a wedding ring, but a trio of slim silver bands is stacked on your index finger.

Despite your casual appearance, there’s a professionalism about your manner. You did not carry a to-go coffee cup and yawn and rub your eyes, like some of the other early-morning subjects. You sat up straight, and you did not sneak glances at your phone between questions.

Chapter 4

Although you know that you are being observed, the true subject, the man in the blue shirt, must remain unaware that he is being scrutinized.

Subjects typically modify their behaviour when they recognize that they are part of an experiment. This is known as the Hawthorne effect, named after the place where this result was first encountered, the Western Electric’s Hawthorne Works. A basic study to determined how the level of light in their building affected the productivity of laborers revealed that the amount of luminosity made no difference in the employees’ productivity. The workers increased output whenever the light was manipulated, whether from low to high or vice versa. In fact, a change in productivity occured when any variable was manipulated, which made the researchers postulate that the staff altered their behaviour simply because they were aware that they were under observation.

Page 146

 

Banyak kalimat-kalimat dalam buku yang menjadi bahan perenungan saya. 

When money and morality intersect, the results can illuminate intriguing truths about human character.

People are motivated to break their moral compasses for a variety of primal reasons: Survival, hate, love, envy, passion. And money.

Page 30

We all have reasons for our judgements, even if those reasons are so deeply buried we dont recognize them ourselves.

 

Sisi romance di buku ini meski sedikit tapi menurut saya manis. Saya sebenarnya berharap buku ini memberikan unsur percintaan yang lebih banyak mengingat manisnya si tokoh laki-laki dalam cerita (Noah). Tapi rupanya para penulis hanya memberikan porsi yang sedikit saja untuk kisah percintaan Noah dan Jess. Pria yang bisa memasak rasanya idaman sekali, apalagi penggambaran adegan di buku ini pas sehingga tokoh Noah sukses menjadi tokoh protagonis yang bukan tokoh utama.

He cracks eggs with one hand, then whisks them in a bowl while he pours in a drizzle of milk. He pauses to swirl foaming butter around in a griddle pan, then adds cinnamon and salt to the eggs.

“My secret ingredient,” he says, holding up a bottle of almond extract. “Not allergic to nuts, are you?”

“Nope,” I say.

He stirs in a tearspoonful, then sinks a thick slice of challah bread into the mixture.

When the bread meets the pan with a gentle sizzle, a mouth-watering smell fills the room. There’s nothing better than fresh bread, warm butter, and cinnamon cooking together, I realize. My stomach growls.

Noah’s a tidy cook, cleaning as he goes: The  eggshells are dropped into the wastebasket, his dish towel dabs at a few drops of spilled milk, the spices are immediately returned to their drawer.

As I watch him, it's as if a buffer forms between me and the tension I’ve been carrying around. It isn't gone, but at least I'm getting a reprieve.

Maybe this is the kind of Saturday night date a lot of women my age experience; a quiet evening in with a nice guy. ..

Page 158

 

Meski selintas, ada nama negara kita, Indonesia, disebut-sebut dalam cerita. Kalau dipikir-pikir cukup sering ya novel-novel populer karya penulis luar yang memasukkan nama Indonesia, atau Bali ke dalam bagian percakapan. Sebut saja biografi - Becoming - Michelle Obama, Thriller series - The Girl Who Takes an Eye for an Eye - David Lagercranzt, dan masih banyak lagi.

Ada bagian dalam cerita yang menyinggung soal betapa mudahnya informasi kehidupan pribadi yang kita miliki terekspos ke publik. Lewat media sosial, instagram khususnya. Dari sini rasanya kita harus berpikir juga untuk menyaring postingan-postingan kita di media sosial. Privasi itu penting demi keamanan.

As desperate as I am for information, I don't want to reach out to April’s grieving parents yet. But there are other threads I can pursue. Like most twenty-something, April established an active social media presence.

Within a minute, I find her Instagram account. It's open for anyone to follow.

Page 277

 

Dues penulis Geer Hendricks dan Sarah Pekkanen sudah dulu terkenal karena buku debutan mereka yakni The Wife Between Us. Nah, di buku ini ada halaman bonus The Wife Between Us yang berisi prolog dan bab awal novel tersebut.

Keunggulan novel An Anonymous Girl buat saya terletak pada kemampuan mengelola emosi pembaca. Harap hati-hati untuk teman-teman yang perasaannya halus dan sering larut dalam cerita. Bisa-bisa merasa jengkel dan ingin menyudahi bacaan saja rasanya. Karakter-karakter tokohnya tidak ada yang sempurna, membuat kita menghela napas berat. Tapi keberanian tokoh utama memang patut jadi cerminan.

Menyimak konflik buku ini menyadarkan saya kembali pada kenyataan bahwa 'manusia yang jahat seringnya jauh lebih menakutkan dan berbahaya daripada makhluk halus'. Dan novel ini secara tepat mengilustrasikan beberapa poin yang dipaparkan oleh Malcolm Gladwell dalam buku non fiksi terbarunya, Talking to Strangers. Pembelajaran lainnya adalah soal kejujuran. Dusta tidak pernah berujung pada kebaikan, dan beban rasa bersalah yang ditanggung menggerogoti banyak kebahagiaan dalam hidup. Lalu hidup meski kadang penuh dilema tapi moral dan etika memang harus kita terapkan dalam kehidupan.

 

Baca juga "Review Buku Talking to Strangers - Malcolm Gladwell"

 

Siapa Greer Hendricks

Greer Hendricks menghabiskan dua dekade sebagai editor. Sebelum masa jabatannya dalam penerbitan buku, ia bekerja di Allure Magazine dan mendapatkan gelar Magister Jurnalistik dari Columbia Unversity. Tulisannya telah diterbitkan di The New York Times dan Publisher Weekly. Greer tinggal di Manhattan bersama suaminya, dua anak, dan anjing yang sangat membutuhkan, Rocky. An Anonymous Girl adalah novel keduanya.

Siapa Sarah Pekkanen

Sarah Pekkanen adalah penulis laris internasional dan USA Today untuk beberapa novelnya, termasuk Skipping a Beat. Ia dulu seorang jurnalis investigasi dan penulis fitur. Karyanya telah diterbitkan di The Washington Post, USA Today dan banyak lainnya. Dia adalah ibu dari tiga putra dan tinggal di luar Washington D.C. Ia menulis buku pertamanya, Miscellaneous Tales and Poems, pada usia 10 tahun.


The Wife Between Us adalah buku debut mereka yang segera menjadi New York Times Bestseller. Novel ini terpilih untuk diadaptasi ke dalam film oleh Amblin Entertainment. Sementara An Anonymous Girl, buku kedua mereka, saat ini dalam proses produksi sebagai serial televisi oleh eOne.

 

Rekomendasi

Buku ini saya rekomendasikan kepada pembaca dewasa yang menyukai genre psychological suspense. Alurnya pelan di awal dan semakin cepat di akhir dengan konflik emosional yang terkelola dengan sangat baik. Tokoh-tokohnya berkarakter tidak sempurna dan berpotensi membuat kesal pembaca, tapi tokoh utama memiliki karakter positif tersendiri yang dominan sehingga tetap 'likeable'. Cerita disampaikan dari sudut pandang orang pertama, dengan dua narator, yang berhasil membuat kita memahami isi pikiran tokoh tersebut. Latar bidang psikologinya sangat terasa. Endingnya tertutup tapi tidak bahagia sepenuhnya. Ada unsur romance dalam cerita, tapi tidak menjadi salah satu fokus plotnya.

 

 

Klik gambar Whatsapp di bawah ini untuk chat langsung dengan Dipidiff

(terbuka untuk komentar, informasi, dan diskusi tentang buku)

 

 

TERBARU - Buku IMPOR

Review Buku Puisi To Drink Coffee With A…

21-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : To Drink Coffee with A Ghost Penulis : Amanda Lovelace Jenis Buku : Poetry Penerbit : Andrews McMeel Publishing Tahun Terbit : September 2019 Jumlah Halaman :  160  halaman Dimensi Buku :  20.57 x 13.21 x...

Read more

Review Buku An Anonymous Girl - Greer He…

19-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : An Anonymous Girl Penulis : Greer Hendricks & Sarah Pekkanen Jenis Buku : Psychological Suspense Penerbit : Pan MacMillan   Tahun Terbit : Agustus 2019 Jumlah Halaman : 464 halaman Dimensi Buku : 13.00 x 19.70 x 3.20 cm Harga...

Read more

Review Buku The Silence - Tim Lebbon

09-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : The Silence Penulis : Tim Lebbon Jenis Buku : Science Fiction Penerbit : Titan Books (UK)  Tahun Terbit : Maret 2019 Jumlah Halaman :  368 halaman Dimensi Buku : 20.32 x 13.21 x 2.54 cm Harga : Rp. 112.000*harga...

Read more

Review Buku Talking To Strangers - Malco…

07-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Talking to Strangers What We Should Know about the People We Don’t Know Penulis : Malcom Gladwell Jenis Buku : Non Fiksi - Psikologi Penerbit : Penguin Random House UK Tahun Terbit : September 2019 Jumlah...

Read more

TERBARU - Buku Indonesia & Terjemahan

Review Buku #MO - Rhenald Kasali

18-09-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : #MO Sebuah Dunia Baru yang Membuat Banyak Orang Gagal Paham Penulis : Rhenald Kasali Jenis Buku : Ekonomi - Bisnis Penerbit : Mizan Tahun Terbit : Agustus 2019 Jumlah Halaman :  446 halaman Dimensi Buku :  15...

Read more

Review Buku Wild Hearts (Ancaman Masa La…

28-04-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Wild Hearts (Ancaman Masa Lalu) * Harlequin Penulis : Sharon Sala Disain Sampul : Marcel A.W. Jenis Buku : Fiksi Romance Suspense - Misteri Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : November 2018 Jumlah Halaman...

Read more

Review Buku A Song of Shadows (Kidung Ba…

14-04-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : A Song of Shadows (Kidung Bayang-Bayang) Penulis : John Connolly Disain Sampul : Edward Iwan Mangopang Jenis Buku : Detektif Kriminal – Misteri - Suspense Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : November 2018 Jumlah...

Read more

Review Buku 64 Tips dan Trik Presentasi …

31-03-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : 64 Tips dan Trik Presentasi Public Speaking Mastery in Action Penulis : Ongky Hojanto Disain Sampul : Orkha Creative Jenis Buku : Non Fiksi - Komunikasi Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit :...

Read more

TERBARU - LIFE STORY

Decluttering Finances

24-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

    Inginkah teman-teman memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan bijak? Pasti jawabannya ingin. Saya pikir tidak ada seorang pun di antara kita yang tidak ingin memiliki skill memanajemen keuangan, sebab sebesar apapun...

Read more

Work Coffee Cafe (a Review)

17-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Familiar kah teman-teman dengan nama cafe ini? Saya sih tidak. Tapi itu kemungkinan karena kami domisili di Bandung Timur dan jarang main ke daerah ini. Padahal tempatnya asyik bahkan klasik...

Read more

Marka Cafe + Kitchen (a Review)

16-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Untuk mereka yang biasa ngafe atau duduk-duduk nongkrong sambil menikmati kopi pasti sudah kenal kafe yang satu ini. Saya juga tahu Marka cafe karena diajak partner saya ngobrol-ngobrol tukar pikiran...

Read more