Arti Perpustakaan Bagi Para Pecinta Buku

Published: Wednesday, 23 September 2020 Written by Dipidiff

"I have always imagined that Paradise will be a kind of a Library."

 

 

Ada sebuah kutipan yang saya baca dari librarianshipsstudies.com tentang perpustakaan yang mengena sekali dengan pola pikir dan rasa saya tentang perpusatakaan.

"I have always imagined that Paradise will be a kind of a library'

 

Kebayang ya, buat para pecinta buku apalagi pengoleksinya, perpustakaan itu ibarat surga dunia. Buku adalah pintu imajinasi yang bisa membawa kita pergi dari keriuhan dunia nyata, bersantai sejenak dari lelahnya pikiran, dan kadang hanya dengan berada di sebuah perpustakaan yang cozy beserta deretan buku yang tertata rapi, pikiran sudah berasa lebih rileks serta hati lebih senang dari sebelumnya. Hal-hal ini mungkin hanya bisa dipahami oleh mereka yang suka buku dan doyan baca seperti saya.

 

Beberapa Manfaat Membaca

Membaca jelas memiliki banyak manfaatnya. Ini sudah seringkali dibahas oleh banyak orang tentunya. Tapi rasanya tidak lengkap kalau saya tidak tuliskan lagi di sini ya. Yuk kita coba cek poin-poinnya.

1. Menurut situs healthline.com, membaca di rumah meningkatkan kinerja sekolah di kemudian hari. Ini juga meningkatkan kosakata, meningkatkan harga diri, membangun keterampilan komunikasi yang baik, dan memperkuat mesin prediksi yaitu otak manusia.

2. Penelitian telah menunjukkan bahwa membaca membuat kita tetap terstimulasi secara mental sehingga memperlambat kemajuan (atau bahkan mungkin mencegah) Alzheimer dan Demensia. Membaca menjaga otak kita tetap aktif dan mencegahnya kehilangan kekuatannya. (lifehack.org).

3. Tidak peduli seberapa besar stres yang kita alami di tempat kerja, dalam hubungan pribadi, atau masalah lain yang tak terhitung jumlahnya yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, semuanya akan hilang begitu saja ketika kita tenggelam dalam sebuah cerita yang hebat. Novel yang ditulis dengan baik dapat membawa kita ke alam lain, sementara artikel yang menarik akan mengalihkan perhatian kita dan membuat kita tetap berada di saat ini, membiarkan ketegangan menghilang dan memungkinkan kita untuk rileks. Menurut teman saya yang seorang psikolog, baca novel bisa membangun empati lebih dalam ketimbang non fiksi.

 

 

Ngomong-ngomong foto di atas foto lama ya, pas pandemi belum melanda Indonesia. Yang suka berkunjung dan atau pinjam buku perpus pasti ada perasaan nelangsa karena sejak pandemi, aktifitas ini jadi ga bisa dilakukan lagi. Kita bisa sih pake masker dan protokol kesehatan lainnya, tapi saya pribadi lebih memilih di rumah saja karena ini masuk kategori aktifitas yang tidak kategori urgent dalam keseharian saya. Dulu setidaknya saya pernah rutin meminjam buku 2 minggu sekali di perpus ini, dan meskipun tidak pinjam, paling tidak saya ke sana sebulan-dua bulan sekali untuk sekadar 'berekreasi' atau menemui teman di sana yang kebetulan kepala sebuah bidang di perpustakaan daerah tersebut. Oh iya, ini foto di salah satu ruang baca di Dispusipda Jabar ya :D. Waktu saya posting foto ini, teman saya langsung komentar, itu siapa yang motoin dalam ruang baca hahaha.... which is siapa lagi yang moto kalo bukan saya sendiri, alias selfie. Dan akhirnya memang ga nyesel bela-belain selfie dalam ruang perpus karena terbukti berbulan-bulan setelahnya ga bisa ke sana karena pandemi. Foto ini jadi kayak obat rindu aja rasanya.

 

Perpustakaan Kenangan

Teman-teman mungkin seperti saya ya yang punya perpustakaan favorit atau perpustakaan kenangan. Saya sendiri menghitung setidaknya ada 3-4 perpustakaan yang berkesan di kehidupan saya.

Yang pertama perpustakaan komplek Pertamina Plaju yang dulu semasa kecil sering saya kunjungi bolak-balik, dari SD sampai SMP. Dari rumah saya naik sepeda cukup jauh, sekitar 20 menit. Perpustakaannya sendiri sangat cozy, dengan hamparan permadani, kursi dan meja baca, rak-rak buku, serta spot baca terbaik yang pernah saya temui seumur hidup saya lantaran bersisian dengan anak Sungai Musinya langsung. ada kaca besar dan bantal-bantal baca yang nyaman. Sambil baca kita bisa melihat kapal hilir mudik di sungai yang berarus tenang. Di perpus ini saya hobi sekali sama cergam Papa Nick, Smurf, dan yang serupa itu. Begitu SMP saya pinjam buku-buku lima sekawan dan empat sekawan, dan serial detektif remaja.

Perpustakaan kedua adalah perpustakaan dekat kampus Unpad Jatinangor tahun 99- 2000an. Namanya Azura atau Ashura saya lupa. Gara-gara perpustakaan ini saya sempat tergila-gila pada yang namanya komik Jepang :D.

Dan yang terakhir adalah Dispusipda Jabar. Gedung lamanya dulu ada di sisi jalan raya Soekarno Hatta Bandung. Gedung barunya yang sekarang jauh lebih bagus dan nyaman, bikin makin betah untuk berlama-lama di sana.

 

Layanan Digital di Perpustakaan 

Beberapa perpus beradaptasi di pandemi ini dengan membuka layanan digital. Seneng sih. Bermunculan juga jasa penyewaan buku di kalangan teman-teman book lover yang sangat membantu kita untuk menyewa buku online. Tapi buat saya pribadi ada kerinduan akan jadulnya minjam dan mengunjungi perpustakaan yang ga tergantikan dengan semua opsi-opsi positif tersebut. Hal ini terutama berlaku untuk perpus-perpus yang punya bangunan dan ruangan yang cozy buat dikunjungi, ada orang-orang yang kita kenal dan akrab berinteraksi dengan kita di sana, serta perpusnya menyelenggarakan berbagai kegiatan literasi yang rutin diadakan. Salah satunya ya Dispusipda Jabar ini. For your information, di hari kunjung perpustakaan bulan September, Dispusipda mengadakan acara online karena kegiatan-kegiatan offline masih belum dapat ijin dari pusat untuk diselenggarakan.

 

Picture: Banner publikasi acara Hari Kunjung Perpustakaan

 

Memang dunia beradaptasi ya. Dan saya senang sekali ada acara online di Dispusipda Jabar yang bisa kita ikuti meski Bandung saat ini bahkan sedang PSBB. Saya juga berencana hadir di acara-acara Hari Kunjung Perpustakaan, yuk kita dukung perpustakaan kita tercinta, yang manapun juga. Biar perputakaan-perpustakaan kita tidak mati karena pandemi ini. Sama-sama kita berjuang melewati masa-masa penuh tantangan, jaga kebersamaan, dan tetap setia pada hal-hal yang positif di kehidupan kita.

Mungkin teman-teman juga bisa membuat perpustakaan pribadi di rumah, coba baca cerita saya yang ini ya. Klik link di bawah ini :)

Baca juga "Cara Membuat Perpustakaan Pribadi di Rumah"

Baca juga "Perpustakaan Luar Indonesia Kayak Apa Ya?"

 

Semoga cepat berlalu pandemi. Ingin cepat nongkrong di perpus lagi, kali ini Moonlight udah bisa diajak pula. Pasti seru baca buku di perpus. Saya sudah terbayang betapa senangnya putra saya itu kalo dibawa kesana. Moonlight sudah pandai berkomentar sekarang. 

By the way, teman-teman apakah juga kangen ke perpus seperti saya?

 

 

Klik gambar Whatsapp di bawah ini untuk chat langsung dengan Dipidiff

(terbuka untuk komentar, informasi, dan diskusi)

 

 

 

Klik gambar Whatsapp di bawah ini untuk Order Dipidiff Snack Book

 

 

TERBARU - Review Buku

Review Buku The Thursday Murder Club - R…

09-04-2021 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Editor's Pick - Best Mystery, Thriller & Suspense on Amazon  Judul : The Thursday Murder Club A Thursday Murder Club Mystery Book 1 Penulis : Richard Osman Jenis Buku : Mystery - Amateur Sleuth...

Read more

Review Buku Disorder - Akmal Nasery Basr…

29-03-2021 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Disorder Penulis : Akmal Nasery Basral Jenis Buku : Fiksi Ilmiah Penerbit : Penerbit Bentang Tahun Terbit : Desember 2020 Jumlah Halaman : 484 halaman Dimensi Buku : 20,5 cm Harga : Rp. 114.000 *harga...

Read more

Review Buku How to Stay Sane in an Age o…

25-03-2021 Dipidiff - avatar Dipidiff

  From the Booker shortlisted author of 10 Minutes 38 Seconds in This Strange World   Judul : How to Stay Sane in an Age of Division Penulis : Elif Shafak Jenis Buku : Non...

Read more

Review Buku Shine - Jessica Jung

24-03-2021 Dipidiff - avatar Dipidiff

  An Instant New York Times Bestseller!Editor's Pick - Best Young Adult at Amazon.com.From International K-pop Star, Jessica Jung. Judul : Shine Penulis : Jessica Jung Jenis Buku : Young Adult Romance Penerbit : Simon &...

Read more

TERBARU - Jeff's Journal

Mastering Presentation (Bagian 3) – Cara…

25-04-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Pada dua artikel sebelumnya kita membahas tentang jenis dan gaya presentasi. Kedua hal ini mudah-mudahan dapat membantu kamu dalam membuat presentasi yang lebih baik dari sebelumnya. Nah untuk bagian ketiga...

Read more

Mastering Presentation (Bagian 2) – Cara…

12-04-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

    Jika pada artikel sebelumnya kita belajar mengenai jenis-jenis presentasi, maka pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai cara membuat presentasi yang baik. Kita langsung saja yaa.   Tentukan Tujuan. Tentunya setiap presentasi...

Read more

Mastering Presentation (Bagian 1) – Meng…

28-03-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Pernahkah kamu ada dalam situasi yang mengharuskan kamu membuat materi presentasi, tetapi kamu merasa stuck? Pernahkah kamu hanya diberi waktu 10 menit untuk muncul dengan materi presentasi, padahal kamu belum ngapa-ngapain? Jika...

Read more

SOTOY – Dan caranya untuk tidak menjadi…

12-03-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  SOTOY – Dan caranya untuk tidak menjadi lebih sotoy lagi –   Di tahun 1999, dua orang psikolog sosial, David Dunning dan Justin Kruger mempublikasikan sebuah studi berjudul “Unskilled and Unaware of It:...

Read more

Kebiasaan Menyikat Gigi Cathy – Sebuah …

27-02-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Kebiasaan Menyikat Gigi Cathy – Sebuah pelajaran tentang membangun kebiasaan –   “Cathy! Ayo cepat sikat gigi, terus mandi! Udah siang nih, nanti terlambat sekolah kamu!” terdengar teriakan seorang ibu dari balik ruangan...

Read more

A Valentine's Day Nonsensical Article

12-02-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Sometimes we waited too long to say what we should have Partly in the name of romance, we acted different than what we could have Eased by the phrase “a special word”...

Read more

KERJA = JODOH ?

31-01-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Ada yang bilang "kalau namanya sebuah kerjaan (baca: perusahaan) sudah jodohnya kita, ngga akan lari kemana."   Konsep perjodohan ini agak menarik. Bagaimana tidak, istilah yang tadinya dipakai untuk urusan rumah tangga...

Read more

Revolution, not Resolution – 5 Cara Meme…

17-01-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Pada tulisan sebelumnya, kita banyak membahas tentang bagaimana resolusi tahun baru mudah sekali gagal tidak lama setelah janji tersebut terucap. Tidak sabaran, tidak punya rencana, tidak ada mekanisme kontrol, hilangnya...

Read more

Revelation, Not Resolution – 5 Resolusi…

02-01-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Revelation, not Resolution – 5 Resolusi Untuk 2021, dan 5 Alasan Mengapa Kamu Akan Gagal –   Kamu pasti tahu kan apa yang biasanya dilakukan saat memasuki tahun baru? Bikin resolusi! Dari yang canggih...

Read more

2020

19-12-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

Apakah kamu termasuk kelompok orang-orang yang lega tahun ini akhirnya berakhir? Atau masuk dalam katagori orang yang masih belum menerima kalau tahun 2020 ini begitu kacaunya? Atau mungkin kamu ada...

Read more

The Disrupted Disruption

05-12-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

    Ingatkah kalian, beberapa dekade yang lalu, ketika umat manusia masih berada dalam puncak kejayaannya dan sedang memasuki masa yang disebut sebagai era disrupsi digital? Sebentar.... Ah lupa.... rupanya belum sampai berpuluh-puluh tahun...

Read more

Rethinking Everything – The Disrupted Di…

03-12-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Pada artikel sebelumnya, kita membahas cukup banyak tentang disrupsi yang terdisrupsi. Waktu itu saya paparkan ada empat langkah yang perlu dilakukan untuk bisa survive atau bahkan menang dalam masa ini...

Read more

Orchestrate Your Action – The Disrupted …

01-12-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  – It takes as much energy to wish as it does to plan – Eleanor Roosevelt   Ada seorang anak muda, cerdas, belum lama lulus kuliah. Waktu itu dia bekerja di perusahaan yang...

Read more

Run, Forrest! Run! – a Disrupted Disrupt…

28-11-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  “...Life was like a box of chocolate, you never know what you’re gonna get” Kata-kata di atas keluar dari mulut Forrest Gump, seorang pria muda dengan IQ rendah namun baik hati...

Read more

Reinventing Yourself – a Disrupted Disru…

25-11-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Jadi, di masa pandemi ini kamu telah meletakkan semuanya di atas meja. Segala sesuatunya sudah dipikirkan dengan matang, mana yang akan kamu lakukan, mana yang bisa ditunda, mana yang harus...

Read more

TERBARU - POSITIVE VIBES

Apa Kabar Batik Indonesia di Masa Pandem…

24-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Batik salah satu kekayaan bangsa kita, yuk tunjuk tangan siapa yang sama bangga dan cinta dengan batik Indonesia? sayaaa... :)   Yup, hari Batik Nasional jatuh di tanggal 2 Oktober kemarin ya. Artinya...

Read more

Mengenal Batik Indonesia Lebih Dalam (Se…

22-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Berusaha membaca dan meriset tentang batik Indonesia itu ternyata seperti tertimbun di banyak sekali sumber informasi, mulai dari wikipedia, artikel lepas, tulisan blogger, ebook, berita media dan lain sebagainya. Saya...

Read more

Cara Membuat Batik (Teori dan Praktik)

20-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Setelah menyimak situasi perbatikan Indonesia dan dunia saat ini, lalu membaca-baca sejarah, makna, dan motif batik Indonesia, tentu saya jadi ingin tau lebih dalam tentang teknik membatik. Mungkin teman-teman juga...

Read more

Ceritaku Membuat Cake Batik Kukus (Bonus…

18-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

    Saya mendapatkan beberapa inspirasi dari komentar teman-teman di instagram @dipidiff_talks soal kontribusi dan cara kita untuk turut melestarikan batik. Keinginan belajar membatik klasik dengan canting untuk sementara ini memang harus...

Read more