The Best Way to Start a New Habit

Published: Sunday, 18 August 2019 Written by Dipidiff

 

Banyak orang termasuk saya yang hidupnya penuh rencana perbaikan diri. Fokus pada menemukan kebiasaan baru dan berusaha menghilangkan kebiasaan lama seolah sudah jadi agenda sehari-hari. Tapi niat dan realisasi kadang tak sejalan ya. Kadang gagal di tengah jalan, kadang bahkan tak tahu harus mulai dari mana. Ternyata urusan membentuk kebiasaan baru yang positif itu ada cara atau strateginya, dan saya senang sekali ketika membaca Atomic Habits dan menemukan banyak strategi seputar kebiasaan positif dan negatif, salah satunya yang akan dibahas di bawah ini.

 

Ini dia The Best Way to Start A New Habit dari buku Atomic Habits karya James Clear. Klik di sini untuk baca "Review Buku Atomic Habits - James Clear".

People who make a spesific plan for when and where they will perform a new habit are more likely to follow through.

1. Dalam merencanakan pelaksanaan sebuah kebiasaan baru, cobalah untuk menggunakan rumus berikut ini:

Saya akan (perilaku) di (waktu) di (lokasi).

Contoh: Habit baru: belajar bahasa Spanyol.

lalu masukkan ke dalam rumus tadi :

Saya akan belajar bahasa Spanyol selama dua puluh menit pada jam 6 sore di kamar saya.

 

Lakukan kebiasaan tersebut sesuai dengan perencanaan berdasarkan formula di atas. Perencanaan yang detail membuat sebuah kebiasaan akan lebih berhasil dibentuk ketimbang yang tidak direncanakan dengan jelas.


2. Jika kita tidak yakin kapan memulai kebiasaan kita, coba hari pertama dalam seminggu, bulan, atau tahun, ketika harapan biasanya lebih tinggi.

Ini tidak jauh berbeda dengan kebiasaan kita membuat resolusi di akhir tahun dan memulai 'langkah baru' di awal tahun. Sebuah momen membantu kita untuk merasa seperti 'berhijrah' secara psikologis. Tapi jangan selalu menunggu tahun baru, hari pertama dalam seminggu, atau bulan pun sudah bisa digunakan. Bisa juga hari ulang tahun atau hari spesial kita lainnya.

 

3. Lakukan metode penumpukan kebiasaan. Daripada memasangkan kebiasaan baru kita dengan waktu dan lokasi tertentu, pasangkan dengan kebiasaan saat ini.

Rumusnya adalah: Setelah (kebiasaan saat ini), saya akan (kebiasaan baru).

Contoh: Kebiasaan baru: olahraga

Lalu pasangkan dengan habit lama:

Setelah saya melepas sepatu kerja saya, saya akan segera mengganti pakaian olahraga saya.

 

Kadang menggunakan rumus poin 1 terasa sulit untuk direalisasikan karena melakukan kebiasaan baru memang butuh effort dan tekad, apalagi jika habit ini bukan aktifitas yang menyenangkan, misalnya olahraga, dibanding aktifitas lain yang biasa dilakukan (nonton tv sambil ngemil).

Maka kita bisa menggunakan formula penumpukan kebiasaan. Menyelipkan kebiasaan baru di antara kebiasaan yang sudah terbentuk membuat kita seolah melakukan aktifitasnya secara otomatis. Lalu ada pula unsur dorongan untuk melakukan kebiasaan baru tersebut karena secara psikologis terasa sistematis.

 

4. Kita juga dapat menyisipkan perilaku baru ke tengah rutinitas kita saat ini. Tujuannya kurang lebih sama dengan poin 3.

 

5. Setelah kita merasa nyaman dengan pendekatan ini, kita dapat mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang lebih umum sifatnya untuk membimbing kita setiap kali situasinya sesuai.

Contoh: Kebiasaan baru: keterampilan sosial.

Ketika saya berjalan ke pesta, saya akan memperkenalkan diri kepada seseorang yang belum saya kenal.

 
 
Sebenarnya tidak ada yang sulit dari membentuk habit baru selama kita punya tekad dan kemauan. Sekarang kita telah memiliki strategi ini dan dengan segera bisa merancang pembentukan habit baru dalam hidup kita. Ingat untuk memulainya dari hal-hal yang kecil dan hanya satu atau dua habit baru saja dalam waktu yang bersamaan. Setelah berhasil baru beralih ke pembentukan habit baru lainnya. Terlalu banyak 'rencana' akan membuat kita 'kelelahan' dan akhirnya menggagalkan semuanya. Yang penting untuk disadari juga adalah melakukan hal-hal kecil bukan berarti tidak melakukan apapun, justru dari memulai sesuatu yang kecil dan sederhana tapi kontinyu akan berujung pada keberhasilan yang besar.
 
 
 
 

 

 

Klik gambar Whatsapp di bawah ini untuk Order Dipidiff Snack Book

atau Informasi Reseller dan Kerjasama

 

 

 

TERBARU - Buku IMPOR

Review Buku The Book You Wish Your Paren…

26-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : The Book You Wish Your Parents Had Read (and Your Children Will be Glad That You Did) Penulis : Philippa Perry Jenis Buku : Parenting Penerbit : Penguin Random House UK Tahun Terbit...

Read more

Review Buku Humankind A Hopeful History …

20-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

    Instant New York Times Bestseller   Judul : Humankind – A Hopeful History Penulis : Rutger Bregman Jenis Buku : History -Psychology Penerbit : Bloomsbury Publishing Tahun Terbit : Mei 2020 Jumlah Halaman :  496 halaman Dimensi Buku :  16.30...

Read more

Review Buku Aliens Phalanx - Scott Sigle…

16-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  #1 New York Times Bestselling Author An Original Novel Based on The Films from 20th Century Fox   Judul : Aliens Phalanx (Part of: Alien (6 Books)) Penulis : Scott Sigler Jenis Buku : Science Fiction Penerbit : Titan...

Read more

Review Buku Joy at Work - Marie Kondo …

01-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

 #1 New York Times bestselling author of The Life-Changing Magic of Tidying Up.   Judul : Joy at Work Organizing Your Professional Life Penulis : Marie Kondo & Scott Sonenshein Jenis Buku : Self Improvement Penerbit : Little, Brown...

Read more

TERBARU - Buku Indonesia & Terjemahan

Review Buku Gulag - Aleksandr I. Solzhen…

05-08-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Karya Sastra DuniaNovel terbaik SolzhenytsinKarya peraih Nobel 1970   Judul : Arhipelag Gulag Penulis : Aleksandr I. Solzhenitsyn Jenis Buku : Fiksi - Sejarah Penerbit : Bentang Tahun Terbit : Cetakan Pertama 2018 Jumlah Halaman :  664 halaman Dimensi...

Read more

Review Buku The Fifth To Die - J.D. Bark…

21-07-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : The Fifth To Die Penulis : J.D. Barker Editor : Ani Nuraini Syahara Jenis Buku : Psychological Thriller Penerbit : Bhuana Sastra Tahun Terbit : 2019 Jumlah Halaman :  740 halaman Dimensi Buku :  13.5 x 20...

Read more

Review Buku Sentra - Rhenald Kasali

18-01-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Sentra – Membangun Kecerdasan dan Kemampuan Anak Sejak Usia Dini, Demi Masa Depan yang Cemerlang Series on Education Penulis : Prof. Rhenal Kasali Jenis Buku : Edukasi Penerbit : Mizan Tahun Terbit : Agustus 2019 Jumlah Halaman...

Read more

Review Buku #MO - Rhenald Kasali

18-09-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : #MO Sebuah Dunia Baru yang Membuat Banyak Orang Gagal Paham Penulis : Rhenald Kasali Jenis Buku : Ekonomi - Bisnis Penerbit : Mizan Tahun Terbit : Agustus 2019 Jumlah Halaman :  446 halaman Dimensi Buku :  15...

Read more

TERBARU - DIPIDIFFTALKS

Apa Kabar Batik Indonesia di Masa Pandem…

24-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Batik salah satu kekayaan bangsa kita, yuk tunjuk tangan siapa yang sama bangga dan cinta dengan batik Indonesia? sayaaa... :)   Yup, hari Batik Nasional jatuh di tanggal 2 Oktober kemarin ya. Artinya...

Read more

Mengenal Batik Indonesia Lebih Dalam (Se…

22-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Berusaha membaca dan meriset tentang batik Indonesia itu ternyata seperti tertimbun di banyak sekali sumber informasi, mulai dari wikipedia, artikel lepas, tulisan blogger, ebook, berita media dan lain sebagainya. Saya...

Read more

Cara Membuat Batik (Teori dan Praktik)

20-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Setelah menyimak situasi perbatikan Indonesia dan dunia saat ini, lalu membaca-baca sejarah, makna, dan motif batik Indonesia, tentu saya jadi ingin tau lebih dalam tentang teknik membatik. Mungkin teman-teman juga...

Read more

Ceritaku Membuat Cake Batik Kukus (Bonus…

18-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

    Saya mendapatkan beberapa inspirasi dari komentar teman-teman di instagram @dipidiff_talks soal kontribusi dan cara kita untuk turut melestarikan batik. Keinginan belajar membatik klasik dengan canting untuk sementara ini memang harus...

Read more