Decluttering Finances

Published: Thursday, 24 October 2019 Written by Dipidiff

 

 

Inginkah teman-teman memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan bijak? Pasti jawabannya ingin. Saya pikir tidak ada seorang pun di antara kita yang tidak ingin memiliki skill memanajemen keuangan, sebab sebesar apapun penghasilan kita, tanpa pengelolaan yang baik tidak akan ada yang namanya finansial freedom.
 
Nah, kali ini saya akan berbagi kepada teman-teman tentang metode decluttering finance ala wabi sabi. Sebenarnya arahannya nanti lebih kepada pertanyaan-pertanyaan panduan ketimbang metode praktis. Tapi pertanyaan-pertanyaan ini sangat bisa kita gunakan dan beimbas banyak jika kita benar-benar mengaplikasikannya dalam tiap pembelanjaan kita, baik harian maupun kondisional. Toh semua keberhasilan salah satu kuncinya adalah kontinyuitas dan konsistensi.
 
Menurut filosofi wabi sabi untuk mengelola keuangan secara sederhana, tanyakan pada diri kita sendiri pertanyaan-pertanyaan yang terbagi dalam 3 bagian ini, yakni 'kejelasan', 'prioritas', dan 'praktek'.
 
Kejelasan:

1. Berapa besar pendapatan kita? Ketika menjawab pertanyaan ini harap memasukkan semua jenis pendapatan yang ada. Apakah itu yang pasti seperti gaji ataupun yang situasional seperti bonus.

2. Berapa besar pengeluaran kita dan kemana perginya? Catat pula semua pos pengeluaran. Dalam praktiknya, mencatat pengeluaran harian butuh effort tertentu ya. Saya merasakan hal ini ketika awal-awal berusaha konsisten menggunakan teknik kakeibo dalam pengelolaan keuangan bulanan saya. Kadang ada saja yang terlupa, dan lebih seringnya malas menerpa sehingga pencatatan jadi sembarangan. Jangan sampai hal ini terjadi pada teman-teman. Yuk terus semangat mencatat sedetail mungkin. Saya biasanya menggunakan notes di smartphone untuk mencatat karena terasa lebih mudah ketimbang membawa pena dan buku memo kemana-mana. Lalu saya membangun kebiasaan mencatat sesegera mungkin setelah 'pengeluaran' dilakukan untuk menghindari lupa dan rasa malas. Nah, teman-teman bisa menemukan sendiri strategi mencatat yang paling sesuai dan nyaman untuk dilakukan, karena tiap orang berbeda-beda situasi dan gayanya.

3. Apa aset bersih yang kita miliki? (*aset bernilai yang dapat dijual dari semua hal penting yang kita miliki, termasuk tabungan dan investasi, dikurangi semua utang). Jika kita berada dalam hubungan jangka panjang, apa posisi kita di ikatan tersebut?

4. Adakah pengeluaran yang kita lakukan yang tadinya kita anggap sesuai dengan prioritas dan nilai kehidupan yang kita yakini tapi kini tidak perlu lagi untuk kita kejar? Pikirkan poin ini dengan perlahan dan seksama. Bisa jadi ini berhubungan dengan hobi yang kini rasanya sudah tidak bisa lagi kita lakukan karena situasi tertentu. Misalnya hobi naik gunung yang tidak dapat lagi dilakoni karena sekarang pekerjaan sudah menuntut banyak waktu dan energi atau sudah ada anak sehingga tidak bisa bepergian ke gunung. Maka pengeluaran untuk gear hiking dan camping yang dulu rasanya penting, tentu sekarang bisa kita hentikan.

5. Bagaimana perasaan kita tentang berbagai pemahaman baru yang kita dapatkan dari menjawab pertanyaan-pertanyaan ini? Dalam wabi sabi semua pikiran dan perasaan itu penting untuk direnungkan, karena ketenangan dan kebahagiaan hidup itu terlelak pada 'our mind'. 

 
Prioritas:

1. Hal-hal apa saja yang benar-benar kita hargai dalam hidup? Banyak buku-buku self help yang menekankan dan mengingatkan kita bahwa materi bukan segalanya. Kekayaan bukan sumber kebahagiaan yang sejati. Persahabatan yang sejati, keluarga, cinta kasih pasangan, anak, adalah sederet hal-hal yang menjadi sumber kebahagiaan yang sesungguhnya. Teman-teman bisa pikirkan sendiri apa saja yang benar-benar berharga dalam hidup teman-teman sekalian. Bisa jadi karir yang saat ini ditekuni juga bagian dari hal yang berharga tersebut.

2. Apa yang kita prioritaskan secara aktif dalam cara kita menggunakan uang?  Apakah ini sesuai dengan apa yang kita hargai? Jika tidak, apa yang perlu kita ubah?

3. Dimana kita menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak kita pedulikan? Apa yang menghentikan kita dari memotong pengeluaran ini? Penting sekali untuk menjawab pertanyaan ini dengan jujur. Tak perlu merasa malu atau gengsi, toh yang tahu hanya diri kita sendiri.

4. Bagaimana kita bisa lebih baik menggunakan uang sebagai alat untuk berinvestasi dalam kesejahteraan dan kebahagiaan kita saat ini dan di masa depan? Model investasi bisa kita cari informasinya dari banyak sumber. Yang termudah tentu saja lewat mesin pencari Google, bisa juga dengan membaca buku yang tepat, atau berkonsultasi dengan orang yang memahami bidang tersebut.

 
 
Praktek:

1. Apa yang perlu kita ubah untuk mewujudkan kebijakan finansial? Tidak ada gunanya merumuskan kejelasan dan prioritas jika tidak diikuti dengan praktek. Ubah kebiasaan-kebiasaan kurang bijak kita dalam pengelolaan keuangan sesegera mungkin, misalnya dengan lebih rutin menabung, menargetkan tabungan ala kakeibo, menghilangkan post-post pengeluaran yang tidak penting, dan belajar berinvestasi yang benar.

2. Bagaimana kita bisa menjadikan kebijakan ini bagian dari rutinitas harian, mingguan, atau bulanan sehingga kebijakan dalam belanja dan menabung menjadi kebiasaan? 

 
 
 
Ketika kita benar-benar memahami kejelasan tentang situasi keuangan, serta membuat keputusan dan rencana keuangan berdasarkan apa yang benar-benar penting bagi kita dan keluarga, kita dapat mengurangi atau menghilangkan tiga sumber utama stres:

1. Penyesalan di masa depan karena membeli hal-hal yang tidak kita perlukan

2. Kebencian di masa depan yang ditimbulkan karena membeli barang-barang yang tidak kita butuhkan

3. Khawatir tentang bagaimana kita akan mampu menghidupi diri sendiri dan keluarga kita di masa depan.

 
Nah teman-teman, yakinlah bahwa tidak ada kata terlambat untuk berubah. Mari menjadi individu pembelajar sejati sepanjang hidup.
 
 
Salam,
dipidiff
 
 
 
 

Klik gambar Whatsapp di bawah ini untuk chat langsung dengan Dipidiff

(terbuka untuk komentar, informasi, dan diskusi tentang buku)

 

 

 

 

Klik gambar Whatsapp di bawah ini untuk Order Dipidiff Snack Book

atau Informasi Reseller dan Kerjasama

 

 

 

 

TERBARU - Buku IMPOR

Review Buku The Brief Answers to The Big…

09-01-2021 Dipidiff - avatar Dipidiff

    NEW LIMITED EDITION OF THE SUNDAY TIMES No.1 BESTSELLER   Judul : The Brief Answer to the Big Question. Penulis : Stephen Hawking. Jenis Buku : Biography. Penerbit :  John Murray Press. Tahun Terbit : Oktober 2019. Jumlah Halaman :  256 halaman. Dimensi...

Read more

Review Buku Dearly - Margaret Atwood

09-01-2021 Dipidiff - avatar Dipidiff

  No.1 New York Times Bestseller Man Booker Prize Winner The Winner of Goodreads Choice 2020   Judul : Dearly Penulis : Margaret Atwood Jenis Buku : Poetry Penerbit : Ecco Press Tahun Terbit : November 2020 Jumlah Halaman :  144 halaman Dimensi Buku...

Read more

Review Buku The Prophet - Kahlil Gibran

02-01-2021 Dipidiff - avatar Dipidiff

    Judul : The Prophet (Collins Classic) Penulis : Kahlil Gibran Jenis Buku : Puisi Penerbit : HarperCollins Publishers   Tahun Terbit : April 2020 Jumlah Halaman : 256 halaman Dimensi Buku : 17.80 x 11.10 x 0.90 cm Harga : Rp. 60.000 *harga...

Read more

Review Buku One Small Step Can Change Yo…

27-12-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

   Judul : One Small Step Can Change Your Life The Kaizen Way Penulis : Robert Maurer, Pd.D. Jenis Buku : Self Improvement. Philosophy. Penerbit : Workman Publishing Tahun Terbit : April 2014 Jumlah Halaman :  222 halaman Dimensi Buku...

Read more

TERBARU - Jeff's Journal

Revolution, not Resolution – 5 Cara Meme…

17-01-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Pada tulisan sebelumnya, kita banyak membahas tentang bagaimana resolusi tahun baru mudah sekali gagal tidak lama setelah janji tersebut terucap. Tidak sabaran, tidak punya rencana, tidak ada mekanisme kontrol, hilangnya...

Read more

Revelation, Not Resolution – 5 Resolusi…

02-01-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Revelation, not Resolution – 5 Resolusi Untuk 2021, dan 5 Alasan Mengapa Kamu Akan Gagal –   Kamu pasti tahu kan apa yang biasanya dilakukan saat memasuki tahun baru? Bikin resolusi! Dari yang canggih...

Read more

2020

19-12-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

Apakah kamu termasuk kelompok orang-orang yang lega tahun ini akhirnya berakhir? Atau masuk dalam katagori orang yang masih belum menerima kalau tahun 2020 ini begitu kacaunya? Atau mungkin kamu ada...

Read more

The Disrupted Disruption

05-12-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

    Ingatkah kalian, beberapa dekade yang lalu, ketika umat manusia masih berada dalam puncak kejayaannya dan sedang memasuki masa yang disebut sebagai era disrupsi digital? Sebentar.... Ah lupa.... rupanya belum sampai berpuluh-puluh tahun...

Read more

Rethinking Everything – The Disrupted Di…

03-12-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Pada artikel sebelumnya, kita membahas cukup banyak tentang disrupsi yang terdisrupsi. Waktu itu saya paparkan ada empat langkah yang perlu dilakukan untuk bisa survive atau bahkan menang dalam masa ini...

Read more

Orchestrate Your Action – The Disrupted …

01-12-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  – It takes as much energy to wish as it does to plan – Eleanor Roosevelt   Ada seorang anak muda, cerdas, belum lama lulus kuliah. Waktu itu dia bekerja di perusahaan yang...

Read more

Run, Forrest! Run! – a Disrupted Disrupt…

28-11-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  “...Life was like a box of chocolate, you never know what you’re gonna get” Kata-kata di atas keluar dari mulut Forrest Gump, seorang pria muda dengan IQ rendah namun baik hati...

Read more

Reinventing Yourself – a Disrupted Disru…

25-11-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Jadi, di masa pandemi ini kamu telah meletakkan semuanya di atas meja. Segala sesuatunya sudah dipikirkan dengan matang, mana yang akan kamu lakukan, mana yang bisa ditunda, mana yang harus...

Read more

TERBARU - DIPIDIFFTALKS

Apa Kabar Batik Indonesia di Masa Pandem…

24-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Batik salah satu kekayaan bangsa kita, yuk tunjuk tangan siapa yang sama bangga dan cinta dengan batik Indonesia? sayaaa... :)   Yup, hari Batik Nasional jatuh di tanggal 2 Oktober kemarin ya. Artinya...

Read more

Mengenal Batik Indonesia Lebih Dalam (Se…

22-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Berusaha membaca dan meriset tentang batik Indonesia itu ternyata seperti tertimbun di banyak sekali sumber informasi, mulai dari wikipedia, artikel lepas, tulisan blogger, ebook, berita media dan lain sebagainya. Saya...

Read more

Cara Membuat Batik (Teori dan Praktik)

20-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Setelah menyimak situasi perbatikan Indonesia dan dunia saat ini, lalu membaca-baca sejarah, makna, dan motif batik Indonesia, tentu saya jadi ingin tau lebih dalam tentang teknik membatik. Mungkin teman-teman juga...

Read more

Ceritaku Membuat Cake Batik Kukus (Bonus…

18-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

    Saya mendapatkan beberapa inspirasi dari komentar teman-teman di instagram @dipidiff_talks soal kontribusi dan cara kita untuk turut melestarikan batik. Keinginan belajar membatik klasik dengan canting untuk sementara ini memang harus...

Read more