Review Tas Busur, Sederhana dan Elegan

Published: Monday, 01 October 2018 Written by Dipidiff

Tulisan ini disponsori oleh Vieneth Archery Store

 

Saya mulai bingung begitu mau pergi panahan. Apa pasal? Yaaa apalagi kalau bukan mau pakai apa bawa archery gearnya supaya nyaman ditenteng, digembol, digiwing kesana kemari. Maklum, meski sudah emak-emak, saya masih muter bagai gasing. Dulu sempet sih "ngewadahin" busur pake tas dukung biasa, alhasil ujung handle dan limbs masih nongtot nyembul di ujung tas, trus biar ga jatuh akhirnya diikat pakai tali rafia ?. Tapi akhirnya repot sendiri karena bolak balik harus ngebenerin posisi bow dan arrownya juga ngiket lepas tali rafia.

 

Sampai akhirnya saya punya tas bow produknya Vieneth Archery Store ?. Bow bukan cuma bisa "tak gendong kamana-mana" dengan nyaman, tapi juga rasanya stylish gitu loh. Yang lebih senengnya lagi ternyata kapasitas tasnya memungkinkan untuk muat cukup banyak macam gear.

Oleh karena itu, saya posting dong review bow bag nya. Biar apa? Biar ga panik? Oh bukan, itu sih jawaban saya tahun 2016 silam. Untuk tahun 2017 dan seterusnya, bila ada yg bertanya "biar apa?", Maka jawaban saya adalah "biar elegan" ?. Yuk disimak detail reviewnya ya di bawah ini.

 

Nilai Guna

Ngapain juga ya punya barang stylish doang tapi nilai gunanya ga ada. Maka poin pertama yang bikin saya suka sama tas busur ini adalah kegunaannya yang mencukupi bagi para archer untuk membawa gearnya. 

 

Tas busur vieneth berkapasitas 3 slot besar. Masing-masing kompartemen dipisah dengan resleting yang berukuran sedang dan nyaman dipegang. Dua buah bow take down bisa muat dalam busur ini, dengan catatan dilapisi sesuatu yg empuk agak tidak bergesekan satu sama lain atau nyimpennya di kompartemen yang berbeda. Busur yang bisa disimpan di dalam tas adalah jenis busur standard, recurve, atau traditional recurve take down yang seperti punya saya.

 

 

 

Tas bow vieneth berdimensi 100cm x 40cm dengan ukuran kompartemen besar kurang lebih 80x40 cm. Saya sendiri simpan bow epic hawk saya beserta fingertab, arm guard, dan bow stringer di satu slot, lalu slot besar lainnya untuk tube berisi arrow plus quiver. Slot yang satu lagi untuk kartu member club, pena, dan catatan skor karena ukurannya yang rada ramping.

 

Disain

Suka deh dengan warna gelap motif daun ke-army-army-an pada bagian luar tas. Selain itu ada juga logo vienethnya yang menunjukkan tas ini punya brand dan bukan produk sembarang. Original cihuyy ??. 

 

 

Tasnya bisa digiwing ala ksatria jaman baheula atau disandang di bahu seperti remaja usia belasan. Herannya begitu diamati, kok cocok aja ya buat archer laki-laki mapun perempuan. Kesannya gagah dan elegan. Mudah-mudahan Vieneth nanti keluarin produk variasi warna. Kebayang kalo ada warna pink, pasti Syahrini dan Cinta Laura antri beli (emang mereka panahan?).

 

 

Ukuran tas juga pas untuk tinggi dan berat badan saya yang 158cm/50kg ini. Tas ga kegedean dan ga kekecilan. Ukurannya pasti sudah dipertimbangkan ya sama Vieneth bukan cuma dari sudut pandang fungsi tapi juga keelokan performa.

 

Kualitas Bahan dan Jahitan

Karena bahannya yang bagus dan jahitannya yang rapih, maka tas busurnya keliatan kayak yang mahal. Paling seneng kalo liat produk yang kualitas jahitannya bagus. Soalnya indikator buat umur pakai juga kan ya. Nah, tas bow vieneth ini bisa dicek sendiri nih sama teman-teman, jahitannya rapih pih pih. Ga ada benang melayang-layang atau sisa kain yang lupa ga kepotong. 

Picture : Jahitan terlihat rapih

 

Tas busur ini dibuat dari bahan ripstok waterproof yang tentu aja tahan terhadap air. Jadi kalau pun hujan atau terciprat cairan, busur dan perlengkapan panahan kita tersimpan aman di dalam.

 

Harga

Apalah daya saya ini kalo soal finansial, jangan yang mahal-mahal ah ?. Untungnya harga tas busur ini termasuk bersahabat. Cukup dengan Rp. 250.000 archery gear tersimpan aman dan archer yang pake juga bisa tampil penuh "gaya". 

 

Nah, teman-teman butuh tas busur yang oke buat busur take down dan perlengkapan panahan lainnya? Kalau saya sih senang pake produk tas busur dari vieneth. Yuk diorder aja langsung kalau minat ??.?

 

 

TERBARU - Buku IMPOR

Review Buku Puisi To Drink Coffee With A…

21-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : To Drink Coffee with A Ghost Penulis : Amanda Lovelace Jenis Buku : Poetry Penerbit : Andrews McMeel Publishing Tahun Terbit : September 2019 Jumlah Halaman :  160  halaman Dimensi Buku :  20.57 x 13.21 x...

Read more

Review Buku An Anonymous Girl - Greer He…

19-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : An Anonymous Girl Penulis : Greer Hendricks & Sarah Pekkanen Jenis Buku : Psychological Suspense Penerbit : Pan MacMillan   Tahun Terbit : Agustus 2019 Jumlah Halaman : 464 halaman Dimensi Buku : 13.00 x 19.70 x 3.20 cm Harga...

Read more

Review Buku The Silence - Tim Lebbon

09-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : The Silence Penulis : Tim Lebbon Jenis Buku : Science Fiction Penerbit : Titan Books (UK)  Tahun Terbit : Maret 2019 Jumlah Halaman :  368 halaman Dimensi Buku : 20.32 x 13.21 x 2.54 cm Harga : Rp. 112.000*harga...

Read more

Review Buku Talking To Strangers - Malco…

07-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Talking to Strangers What We Should Know about the People We Don’t Know Penulis : Malcom Gladwell Jenis Buku : Non Fiksi - Psikologi Penerbit : Penguin Random House UK Tahun Terbit : September 2019 Jumlah...

Read more

TERBARU - Buku Indonesia & Terjemahan

Review Buku #MO - Rhenald Kasali

18-09-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : #MO Sebuah Dunia Baru yang Membuat Banyak Orang Gagal Paham Penulis : Rhenald Kasali Jenis Buku : Ekonomi - Bisnis Penerbit : Mizan Tahun Terbit : Agustus 2019 Jumlah Halaman :  446 halaman Dimensi Buku :  15...

Read more

Review Buku Wild Hearts (Ancaman Masa La…

28-04-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Wild Hearts (Ancaman Masa Lalu) * Harlequin Penulis : Sharon Sala Disain Sampul : Marcel A.W. Jenis Buku : Fiksi Romance Suspense - Misteri Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : November 2018 Jumlah Halaman...

Read more

Review Buku A Song of Shadows (Kidung Ba…

14-04-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : A Song of Shadows (Kidung Bayang-Bayang) Penulis : John Connolly Disain Sampul : Edward Iwan Mangopang Jenis Buku : Detektif Kriminal – Misteri - Suspense Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : November 2018 Jumlah...

Read more

Review Buku 64 Tips dan Trik Presentasi …

31-03-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : 64 Tips dan Trik Presentasi Public Speaking Mastery in Action Penulis : Ongky Hojanto Disain Sampul : Orkha Creative Jenis Buku : Non Fiksi - Komunikasi Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit :...

Read more

TERBARU - LIFE STORY

Decluttering Finances

24-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

    Inginkah teman-teman memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan bijak? Pasti jawabannya ingin. Saya pikir tidak ada seorang pun di antara kita yang tidak ingin memiliki skill memanajemen keuangan, sebab sebesar apapun...

Read more

Work Coffee Cafe (a Review)

17-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Familiar kah teman-teman dengan nama cafe ini? Saya sih tidak. Tapi itu kemungkinan karena kami domisili di Bandung Timur dan jarang main ke daerah ini. Padahal tempatnya asyik bahkan klasik...

Read more

Marka Cafe + Kitchen (a Review)

16-10-2019 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Untuk mereka yang biasa ngafe atau duduk-duduk nongkrong sambil menikmati kopi pasti sudah kenal kafe yang satu ini. Saya juga tahu Marka cafe karena diajak partner saya ngobrol-ngobrol tukar pikiran...

Read more