0

Review Buku The Psychology of Stupidity - Jean-François Marmion

Published: Monday, 01 August 2022 Written by Dipidiff

 

 

The Number One International Bestseller

 

Judul :The Psychology of Stupidity

Explained by Some of the World's Smartest People

Penulis : Jean-François Marmion

Jenis Buku : Medical Social Psychology & Interaction, Popular Social Psychology & Interactions, Philosophy

Penerbit : Pan; Main Market Edition

Tahun Terbit : Januari 2022

Jumlah Halaman :  384 halaman

Dimensi Buku : 13,1 x 19,6 x 2,7cm

Harga : Rp. 221.000 *harga sewaktu-waktu dapat berubah

ISBN : 9781529053869

Paperback

Edisi Bahasa Inggris

Available at PERIPLUS BANDUNG Bookstore (ig @Periplusbandung, @Periplus_husein1 , @Periplus_husein2)

 

 

 

Sekelumit Tentang Isi

Kebodohan ada di sekitar kita, mulai dari kolega yang tidak henti-hentinya membalas pesan dengan 'reply all' hingga mantan teman sekolah yang memposting teori konspirasi di Facebook. Tetapi untuk memerangi kebodohan, pertama-tama kita harus memahaminya. Dalam The Psychology of Stupidity, beberapa psikolog dan pemikir terkemuka dunia, termasuk pemenang Hadiah Nobel, akan menunjukkan kepada kita:


- Mengapa orang pintar terkadang percaya pada omong kosong
- Bagaimana otak malas kita menyebabkan kita membuat keputusan yang salah
- Mengapa mencoba berdebat dengan orang bodoh adalah jebakan
- Bagaimana manipulasi media dan stimulasi Internet yang berlebihan membuat kita lebih bodoh
- Mengapa orang paling bodoh tidak merasa dirinya bodoh


Selama ada manusia, akan yang namanya ada kebodohan, tetapi dengan kecerdasan dan kebijaksanaan para pemikir besar yang ada dapat membantu kita memahami penderitaan stupidity ini.
*Sumber: Amazon

 

Yuk kita intip daftar isinya:

ON STUPIDITY: A WARNING - JEAN-FRANCOIS MARMION

The Scientific Study of Idiots - Serge Ciccotti

A Taxonomy of Morons - Jean-Franqois Dortier

A Theory of Assholes: A Conversation with Aaron James

From Stupidity to Hogwash - Pascal Engel

To Be Human Is to Be Easily Fooled - Jean-Franqois Marmion

Let Justice Do Its Work (of Digestion) - Jean-Franqois Marmion

Critique of the Pure Reasoner - Jean-Franqois Marmion

Common Biases (and Heuristics) - Jean-Franqois Marmion

Stupidity and Cognitive Bias - Ewa Drozda-Senkowska

Thinking, Fast and Slow: A Conversation with Daniel Kahneman

The Nudge - Jean-Franqois Marmion

Kahneman and Tversky : A Beautiful Friendship - Jean-Franqois Marmion

On Stupidity in the Brain - Pierre Lemarquis

Intentional Idiocy - Yves-Alexandre Thalmann

When Very Smart People Believe Very Dumb Things - Brigitte Axelrad

Why We Find Meaning in Coincidences: A Conversation with Nicolas Gauvrit

Stupidity on Logical Delirium - Boris Cyrulnik

The Language of Stupidity - Patrick Moreau

Emotions Don't (Always) Make Us Stupid: A Conversation with Antonio Damasio

Stupidity and Narcissim - Jean Cottraux

The Biggest Media Manipulators: The Media Itself: A Conversation with Ryan Holiday

Manipulation on the Internet: The Art in Its Infancy - Jean-Franqois Marmion

The Same Old Song - Jean-Franqois Marmion

Stupid and Evil Social Networks - Francois Jost

Animated Wisdom - Franqois Jost

The Internet: The Death of Intelligence? A Conversation with Howard Gardner

Stupidity and Post-Truth - Sebastian Dieguez

The Metamorphoses of Nationality Folly - Pierre de Senarclens

How Can We Fight Collective Error? - Claude Bert

We All Consume Like Fools: A Conversation with Dan Ariely

The Paradoxes of Abundance - Jean-Franqois Dortier

The Human: The Animal That Dares All - Laurent Begue

What Can Be Done About Assholes? - Emmanuelle Piquet

Stupidity from the Child's Perspective: A Conversation with Alison Gopnik

Do We Dream of Stupidity? - Delphine Oudiette

The Worst Stupidity Is Thinking You re Smart: A Conversation with Jean-Claude Carriere

Making Peace with Your Stupidity - Stacey Callahan

Shameless - Stacey Callahan

Unconditional Self-Acceptance - Stacey Callahan

Stupidity Is the Background Noise of Wisdom: A Conversation with Tobie Nathan

 

Seputar Fisik Buku dan Disainnya

 

As always, semua sampul berwarna putih harus dijaga ekstra ketat supaya ga berubah warna jadi kecoklatan. Tapi apa daya di sisi lain memang ada daya tarik tersendiri karena biasanya lebih simple dan menonjolkan judulnya dengan lebih baik, seperti halnya buku The Psychology of Stupidity ini.

 

Yang menarik dan atau disuka dari Buku ini

 

The Number One international bestseller featuring contributions from Daniel Kahneman, Dan Ariely, Ryan Holiday, Alison Gopnik, Howard Gardner, Antonio Damasio, and Aaron James.

Buku yang unik karena membahas tentang kebodohan, yang penulisnya sendiri merasa melakukan kebodohan dengan mengangkat tema ini untuk dibahas 😁, tulisan Marmion ini memang rada-rada humor sarkasme gimana gitu. Renyah dari awal hingga akhir.

One final point: these reflections on fools are not restricted to the male of the species. Let female fools take comfort! Neither sex has a monopoly on stupidity. And so I proclaim, O idiots of every stripe and morons of all kinds - blowhards and bitches, genial dumbasses and silly twats; dirty bastards and nasty ballbreakers, pathetic ninnies and evil louts, dunces and ditzes, oafs and space cadets, poor slobs and dizzy dames, lunkheads and airheads, scatterbrains and dingbats, lummoxes and nitwits, imbeciles, boobies, numbskulls, dolts, wastes of space, blockheads, zeros, clowns, dummies, dim bulbs, raging assholes, and empty-headed rubes, dickheads, pipsqueks, lowlifes, daydreamers, mouth-breathers, pain in the ass and motormouths - this is your moment of glory:  this book speaks only to you. But you will not recognize yourself...

Your devoted dumbass,

Jean-Franqois Marmion

Page xv



Akhirnya perkara kebodohan ini ada juga yang menjelaskannya secara ilmiah, di antaranya ada Daniel Kahneman dan Ryan Holiday. Awalnya cukup skeptis juga dengan tema buku ini, tapi di satu sisi justru karena skeptis akhirnya berujung penasaran. Belum pernah terpikirkan sebelumnya, kebodohan itu ada yang meneliti dan dijelaskan secara lebih scientific based. Kebodohan selalu ada di sekitar kita, dan dalam perang kebodohan langkah pertama yang harus dilakukan adalah memahaminya. Terasa benar banget kan ya. Daripada capek menertawakan atau malah capek jadi korban, dan ga tau gimana harus menanganinya, langkah pertama memang harus dengan memahaminya. Apalagi, potensi diri sendiri berbuat kebodohan juga besar. Hitung-hitung baca buku ini juga bagian dari refleksi diri.

Actually, if you look at scientific literature in the psychological domain, you'll find that bullshit, in a general way, has been fairly well researched. In this sense, you could say that, yes, it's possible to conduct a scientific investigation of idiots; but in so doing, it's important to recognize that the study of idiots is no more or less than the study of all mankind.

Page 3

 

Rather than study the idiot as an object, psychological research focuses on understanding why people act like idiots sometimes.

Page 4

 

Di The Psychology of Stupidity beberapa psikolog dan pemikir kelas dunia akan menunjukkan kepada kita mengapa orang pintar kadang percaya pada hal-hal yang ga masuk akal, bagaimana otak manusia yang malas bikin kita membuat keputusan yang salah, kenapa berdebat dengan orang yang bodoh itu percuma, mengapa orang yang paling bodoh justru ga sadar kalo dia bodoh, serta bagaimana media memanipulasi dan internet mengoverstimulasi sehingga membuat orang-orang semakin bodoh.

Kebodohan manusia akan selalu ada, fighting against stupidity only makes it stronger. The more you attack an ogre, the more souls he devour. But with wit and wisdom these great thinkers can help us understand this persistent human affliction.

Jean-François Marmion adalah seorang psikolog, editor asosiasi jurnal Prancis Sciences Humaines [Social Sciences], dan mantan pemimpin redaksi majalah Prancis Le Cercle Psy [Psychological Circle]. Dia tinggal di Prancis, dimana The Psychology of Stupidity menjadi buku terlaris #1.

Kira-kira saya sedang melakukan kebodohan ga ya dengan memilih buku ini untuk direview? 😁.


Tidak seperti non fiksi pada umumnya yang seringkali dibagi menjadi beberapa part dan chapter, buku yang satu ini ujung-ujungnya malah seperti kumpulan esay dan hasil riset terkait topik stupidity. Jadi mengingatkan saya pada konsep buku The Art of Thinking Clearly - Rolf Dobelli 🤔. Tapi ga persis sama sih.

Namun ini tentu ga berarti buku ini ga menarik buat saya, yang sejujurnya malah penasaran baca buku ini karena heran ternyata ada ya pembahasan mendalam dan penelitian yang masif dan kontinyu tentang stupidity. Total ada 29 penjelasan dari beragam tokoh di buku ini, mulai dari tulisan Jean-François Marmion hingga Howard Gardner, dari Daniel Kahneman hingga Stacey Callahan, penulis, profesor, screenwriter, psikolog, psikoterapis, pendiri dan editor majalah sains, peneliti, dan lain-lain. Membaca semua opini dan teori mereka memberikan kekayaan perspektif tersendiri. 

Misalnya saja Sierge Ciccotti yang menjelaskan the illusion of control menyebabkan seseorang berperilaku bodoh dengan menekan tombol lift berulangkali, atau Jean-François Dortier yang menyusun taxonomy of morons, atau Aaron James yang meriset tentang i, dan menyatakan dengan terang-terangan bahwa Trump is a supreme asshole, atau filsuf Pascal Engel yang menjelaskan kebodohan yang dilakukan oleh orang-orang pintar, dan masih banyak sekali hal-hal menarik lain yang saya temui di buku ini.

Pada akhirnya memang stupidity ada dimana-mana dan saat ini kita justru masuk ke era of mass stupidity dengan adanya internet dan social network. Tentu saja bagian yang saya tunggu adalah "lalu bagaimana". 

Ada beberapa saran yang disampaikan oleh para tokoh yang ada di buku ini terkait menyikapi stupidity. Jean-François menyatakan sebisa mungkin tidak berurusan dengan orang-orang yang berbuat kebodohan. Ewa Drozda menekankan untuk memerangi bullshit kita harus berani menyuarakannya dengan lantang di depan orang yang bersangkutan sebagai warning. Pierre Lemarquis menggarisbawahi pentingnya menanyakan pertanyaan "am I a fool?" ke diri sendiri karena hal tersebut merupakan tanda positif bahwa kita mampu instrospeksi dan mengkritisi diri sendiri. Ia juga berpendapat bahwa rationality lebih berperan ketimbang intelligence dalam pengambilan keputusan yang kadang berujung stupidity. Patrict Moreau menekankan kemampuan berpikir kritis sebagai cara meminimalkan stupidity. Emmanuelle Piquet menuliskan secara rinci strategi menghadapi asshole seperti perisak dan rasis dengan taktik berseberangan.

Ada pula satu bab percakapan dengan Stacey Callahan (profesor psikologi klinis dan psikopatologi di Universitas Toulouse) yang membahas "Making Peace with Your Stupidity", yakni dengan cara

(1) self-acceptance,

(2) self-compassion,

(3) the virtues of the excuse.

Btw, buku ini tidak cuma berisi kumpulan esay, tapi beberapa di antaranya dalam bentuk percakapan.



Sebagai akhir, buku ini ditutup dengan topik Stupidity is The Background Noise of Wisdom yang merupakan percakapan bersama Tobie Nathan (Emeritus professor of psychology). 
Mengutip kalimat di bab ini,

In music, you have to have a background for the melody to appear. In the same way, stupidity is no more than the background noise that allows us to acquire a little wisdom.

Seperti musik, justru dibutuhkan music background agar melodi muncul. Dengan cara yang sama, kebodohan tidak lebih dari kebisingan di latar belakang kehidupan yang memungkinkan kita memperoleh kebijaksanaan yang sesungguhnya.

Mari menerima keadaan, terus memperbaiki diri, dan belajar untuk makin bijak dalam mengambil keputusan, bertindak, dan menanggung konsekuensinya.

 

Siapa Jean-Franqois Marmion

Jean-Franqois Marmion (editor) adalah seorang psikolog, editor asosiasi jurnal Prancis Sciences Humaines (Ilmu Sosial), dan mantan pemimpin redaksi majalah Prancis Le Cercle Psy (Psychological Circle). Dia tinggal di Frances, di mana The Psychology of Stupidity menjadi buku terlaris #1.

Sumber: Buku The Psychology of Stupidity

 

Rekomendasi

Buku ini saya rekomendasikan kepada pembaca yang mencari buku non fiksi psikologi populer dengan topik bahasan stupidity. Isinya berupa kumpulan opini berbagai tokoh ahli, yang berbentuk esay atau wawancara, oleh karena itu menawarkan perspektif yang luas terkait topik dan pembahasan yang komprehensif.

 

-------------------------------------------------------------------------

 

Dipidiff.com adalah sebuah media edukasi yang menginspirasi melalui beragam topik pengembangan diri, rekomendasi buku-buku, dan gaya hidup yang bervibrasi positif.

Dipi adalah seorang pembaca buku sejak usia 5 tahun. Ia membaca buku-buku fiksi maupun non fiksi. Dipi host di dua program di nbsradio.id (radio di Bandung yang beraliansi resmi dengan VOA). Podcast Dipi bisa diakses di Spotify DipidiffTalks. Dipi menulis di blognya dipidiff.com , dan tulisan-tulisan review bukunya menjadi entry di halaman pertama mesin pencari Google. Saat ini dipi adalah ambassador untuk Periplus Bandung dan berafiliasi dengan Periplus Indonesia di beberapa event literasi. Dipi bisa dijumpai juga di instagram @dipidiffofficial. Dipi diundang oleh berbagai komunitas dan lembaga pendidikan untuk berbagi topik membaca, menulis, mereview buku, public speaking, dan pengembangan diri, misalnya di Universitas Negeri Semarang, LP3i, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, English Star Bandung, The Lady Book Club, Buku Berjalan.id, SMAN 24 Bandung, SMAN 22 Bandung, dan lain-lain. Passionnya yang lain terkait dengan bidang pendidikan dan memanggang kue-kue. Dia mengembangkan bisnis kecilnya, bernama Dipidiff Official Store, sambil tetap sibuk menjadi ibu satu anak dan meng-coaching-mentoring beberapa remaja dan dewasa muda di Growth Tracker Program, ini adalah program pribadi, yang membantu (terutama) remaja dan dewasa muda untuk menemukan passion dan mengeluarkan potensi mereka. Dipidiff adalah Personal Brand-nya.

Let's encourage each other to shape a better future through education and book recommendation

Contact Dipidiff at This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..

 

 

 

 

 

 

TERBARU - Review Buku

Review Buku Suluh Rindu - Habiburrahman …

12-09-2022 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Suluh Rindu Penulis : Habiburrahman El Shirazy Jenis Buku : Fiksi Religi Penerbit : Republika Penerbit Tahun Terbit : 2022 Jumlah Halaman :  594 halaman Dimensi Buku : 13.5 × 3 × 20.5 cm Harga...

Read more

Review Buku Dimensi Langit Manusia - Ast…

11-09-2022 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Dimensi, juara favorit Kompetisi Menulis Kwikku Tahun 2020 Setelah direvisi, Dimensi diterbitkan MCL dengan judul Dimensi Langit Manusia   Judul : Dimensi Langit Manusia Penulis : Astrida Hara Jenis Buku : Fiksi Religi Penerbit : MCL...

Read more

Review Buku Bino - Zaki Jaihutan

10-09-2022 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Bino Penulis : Zaki Jaihutan Jenis Buku : Horor Penerbit : MCL Publisher Tahun Terbit : Juni 2021 Jumlah Halaman : 288 halaman Dimensi Buku : 13 x 19 cm Harga : Rp. 96.000*harga sewaktu-waktu dapat...

Read more

Review Buku Uzumaki - Junji Ito

10-09-2022 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : Uzumaki Penulis : Junji Ito Jenis Buku : Horror Manga, Media Tie-In Manga Books Penerbit : VIZ Media LLC Tahun Terbit : 2013 Jumlah Halaman :  648 halaman Dimensi Buku : 21.46 x 15.54...

Read more

TERBARU - Jeff's Journal

Lima Hal yang harus Dipersiapkan Sebelum…

17-10-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Akhir-akhir ini, di Amerika Serikat sedang nge-tren sebuah istilah yang namanya The Great Resignation. Terjemahan bebasnya kira-kira “Pengunduran Diri Besar-besaran”. Entah kenapa kalau Amerika Serikat yang memberikan nama, biasanya selalu...

Read more

Tentang Caranya Mengelola Waktu

11-08-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

    “Seandainya masih ada waktu...” Berani taruhan, diantara kita, pasti pernah berkomentar seperti di atas, atau yang mirip-mirip, minimal sekali seumur hidup. Waktu merupakan satu-satunya sumber daya yang tidak dapat diproduksi ulang. Apa...

Read more

Mencari Panutan

24-07-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  “Gue nge-fans sama Michelle Obama.” Kata seorang sahabat saya beberapa waktu lalu ketika mantan Ibu Negara Amerika Serikat itu meluncurkan bukunya yang berjudul Becoming. “Kalau gue baca bukunya Michelle karena pengen...

Read more

Kerja Keras vs Kerja Keras

13-07-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Jack Ma, salah satu orang terkaya di Tiongkok dan dunia, pernah mengemukakan sebuah hal yang cukup kontroversial beberapa waktu lalu. Ma mendukung penerapan sistem kerja 996, sebuah sistem kerja yang...

Read more

GENERALIST vs SPECIALIST

23-06-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

    Mari memulai diskusi ini dengan sebuah ilustrasi. Anggaplah kita sedang di perjalanan untuk berlibur ke sebuah negara di belahan dunia lain. Di tengah perjalanan, nasib naas menerpa kita, dan akhirnya kita...

Read more

Apa sih yang Harus Saya Miliki di Usia 2…

07-06-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Pada artikel sebelumnya, kita bersama-sama belajar tentang apa yang perlu kita miliki di usia 25 tahun, dari sisi pola pikir (mindset). Diantaranya kita harus mempunyai pemikiran yang mau selalu terus...

Read more

Apa sih yang Harus Saya Miliki di Usia 2…

22-05-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Akhir-akhir ini marak pembahasan di sosial media mengenai apa yang harus kita capai di usia 25 tahun. Bermula dari sebuah konten di twitter yang bertuliskan ‘usia 25 tahun idealnya punya...

Read more

Mastering Presentation (Bagian 4) – Ala…

09-05-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

      Sampailah kita pada pembahasan terakhir mengenai Mastering Presentation. Pada artikel terakhir ini, mari kita ulas sedikit tentang alat bantu dalam melakukan presentasi. Ketika kita berbicara mengenai alat bantu dalam presentasi, perlu...

Read more

Mastering Presentation (Bagian 3) – Cara…

25-04-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Pada dua artikel sebelumnya kita membahas tentang jenis dan gaya presentasi. Kedua hal ini mudah-mudahan dapat membantu kamu dalam membuat presentasi yang lebih baik dari sebelumnya. Nah untuk bagian ketiga...

Read more

Mastering Presentation (Bagian 2) – Cara…

12-04-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

    Jika pada artikel sebelumnya kita belajar mengenai jenis-jenis presentasi, maka pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai cara membuat presentasi yang baik. Kita langsung saja yaa.   Tentukan Tujuan. Tentunya setiap presentasi...

Read more

Mastering Presentation (Bagian 1) – Meng…

28-03-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Pernahkah kamu ada dalam situasi yang mengharuskan kamu membuat materi presentasi, tetapi kamu merasa stuck? Pernahkah kamu hanya diberi waktu 10 menit untuk muncul dengan materi presentasi, padahal kamu belum ngapa-ngapain? Jika...

Read more

SOTOY – Dan caranya untuk tidak menjadi…

12-03-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  SOTOY – Dan caranya untuk tidak menjadi lebih sotoy lagi –   Di tahun 1999, dua orang psikolog sosial, David Dunning dan Justin Kruger mempublikasikan sebuah studi berjudul “Unskilled and Unaware of It:...

Read more

Kebiasaan Menyikat Gigi Cathy – Sebuah …

27-02-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Kebiasaan Menyikat Gigi Cathy – Sebuah pelajaran tentang membangun kebiasaan –   “Cathy! Ayo cepat sikat gigi, terus mandi! Udah siang nih, nanti terlambat sekolah kamu!” terdengar teriakan seorang ibu dari balik ruangan...

Read more

A Valentine's Day Nonsensical Article

12-02-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Sometimes we waited too long to say what we should have Partly in the name of romance, we acted different than what we could have Eased by the phrase “a special word”...

Read more

KERJA = JODOH ?

31-01-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Ada yang bilang "kalau namanya sebuah kerjaan (baca: perusahaan) sudah jodohnya kita, ngga akan lari kemana."   Konsep perjodohan ini agak menarik. Bagaimana tidak, istilah yang tadinya dipakai untuk urusan rumah tangga...

Read more

Revolution, not Resolution – 5 Cara Meme…

17-01-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Pada tulisan sebelumnya, kita banyak membahas tentang bagaimana resolusi tahun baru mudah sekali gagal tidak lama setelah janji tersebut terucap. Tidak sabaran, tidak punya rencana, tidak ada mekanisme kontrol, hilangnya...

Read more

Revelation, Not Resolution – 5 Resolusi…

02-01-2021 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Revelation, not Resolution – 5 Resolusi Untuk 2021, dan 5 Alasan Mengapa Kamu Akan Gagal –   Kamu pasti tahu kan apa yang biasanya dilakukan saat memasuki tahun baru? Bikin resolusi! Dari yang canggih...

Read more

2020

19-12-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

Apakah kamu termasuk kelompok orang-orang yang lega tahun ini akhirnya berakhir? Atau masuk dalam katagori orang yang masih belum menerima kalau tahun 2020 ini begitu kacaunya? Atau mungkin kamu ada...

Read more

The Disrupted Disruption

05-12-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

    Ingatkah kalian, beberapa dekade yang lalu, ketika umat manusia masih berada dalam puncak kejayaannya dan sedang memasuki masa yang disebut sebagai era disrupsi digital? Sebentar.... Ah lupa.... rupanya belum sampai berpuluh-puluh tahun...

Read more

Rethinking Everything – The Disrupted Di…

03-12-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Pada artikel sebelumnya, kita membahas cukup banyak tentang disrupsi yang terdisrupsi. Waktu itu saya paparkan ada empat langkah yang perlu dilakukan untuk bisa survive atau bahkan menang dalam masa ini...

Read more

Orchestrate Your Action – The Disrupted …

01-12-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  – It takes as much energy to wish as it does to plan – Eleanor Roosevelt   Ada seorang anak muda, cerdas, belum lama lulus kuliah. Waktu itu dia bekerja di perusahaan yang...

Read more

Run, Forrest! Run! – a Disrupted Disrupt…

28-11-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  “...Life was like a box of chocolate, you never know what you’re gonna get” Kata-kata di atas keluar dari mulut Forrest Gump, seorang pria muda dengan IQ rendah namun baik hati...

Read more

Reinventing Yourself – a Disrupted Disru…

25-11-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Jadi, di masa pandemi ini kamu telah meletakkan semuanya di atas meja. Segala sesuatunya sudah dipikirkan dengan matang, mana yang akan kamu lakukan, mana yang bisa ditunda, mana yang harus...

Read more

TERBARU - POSITIVE VIBES

Kalpa Tree di Ciumbuleuit Bandung (a Sto…

11-08-2022 Dipidiff - avatar Dipidiff

Airy, stylish international restaurant with glass walls, plants & wine, plus a pool & garden.   Baru kemarin, Rabu tanggal 10 Agustus 2022 saya ke Kalpa Tree dalam rangka meeting. Sebenarnya ini...

Read more

Mengapa Ringkasan Buku Itu Penting? Trib…

19-06-2022 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Pernah ga sih teman-teman merasakan suatu kebutuhan yang sebenarnya mendesak namun seringkali diabaikan? Mungkin karena rasanya kebutuhan ini sepele, atau mungkin dia tidak terasa mendesak sampe ketika waktunya tiba mendadak...

Read more

10 Tips Mengatasi Kesepian

05-12-2021 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Apakah kamu akhir-akhir ini merasa kesepian? Rasa sepi ini ga cuma hadir saat sendiri, tapi juga di tengah keramaian, atau bahkan saat bersama orang-orang terdekat. Ada sebuah rasa hampa yang...

Read more