Ceritaku Membuat Cake Batik Kukus (Bonus Resep)

Published: Sunday, 18 October 2020 Written by Dipidiff

 

 

Saya mendapatkan beberapa inspirasi dari komentar teman-teman di instagram @dipidiff_talks soal kontribusi dan cara kita untuk turut melestarikan batik. Keinginan belajar membatik klasik dengan canting untuk sementara ini memang harus saya pendam sepertinya, tapi ada banyak cara kan ya, misalnya lebih sering menggunakan baju batik, menulis tentang batik, mempromosikan batik dengan ragam konten dan lain sebagainya. Saya pernah belajar membuat batik modern, pengalaman ini saya ceritakan di artikel saya yang lain.

Baca Artikel Terkait Lainnya:

 

Untuk tahun ini, saya kepikiran untuk mencoba hal lain. Membuat cake kukus batik tepatnya.

Roll Batik sudah saya lihat liputannya di televisi di acara kuliner, sudah pernah pula saya intip-intip buku resepnya, bahkan saya tonton youtube-nya. Dan ternyata njlimet :D. Bukan berarti impossible juga sih, hanya memang step by step-nya lumayan panjang.

Saya sendiri sementara ini kepikiran membuat cake yang lebih sederhana, lagi pula melukis motifnya pasti membutuhkan latihan yang berulang. Jadi prefer bahan dan cara yang sederhana karena lebih hemat dan singkat.

 

Akhirnya saya dapatkan resep ini di Youtube dari Winz Happy Channel. Saya mengambil resep untuk bahan motifnya saja.

Resep Bahan Motif:

25 gr gula pasir

1 butir telur

1/2 sdt ovalet

20 gr terigu segitiga

15 gr maizena

1 sdm susu cair

Pewarna makanan coklat

Cara Membuat:

1. Kocok gula pasir, telur, dan ovalet hingga mengembang

2. Masukkan terigu, maizena, dan susu cair. Aduk rata

3. Bagi dua adonan. Satu beri warna coklat dengan pewarna makanan. Satu lagi tanpa pewarna

4. Masukkan ke dalam plastik segitiga.

5. Potong ujung plastik dan mulai melukis motif batik.

 

Percobaan pertama dan kedua saya menggunakan Resep Brownies Kukus yang saya sukai, dengan pertimbangan jikapun motif batiknya kacau, tapi cake tetap lejat buat dimakan :D.

Resep Brownies Kukus Coklat

Bahan:

5 butir telur

170 gr gula pasir

1/2 sdt Sp

100 gr tepung terigu protein sedang

35 gram coklat bubuk

100 gr margarin, lelehkan

150 gr dark cooking chocolate, potong kecil-kecil atau parut kasar

 

Cara Membuat:

1. Kocok telur, gula pasir, Sp, sampai mengembang dan lembut.

2. Masukkan tepung terigu, coklat bubuk, sedikit demi sedikit. Aduk rata.

3. Masukkan margarin dan coklat, aduk rata.

4. Panaskan dandang kukusan hingga air dalam dandang mendidih.

5. Oles loyang dengan margarin dan terigu tipis-tipis saja. 

6. Masukkan adonan cake ke dalam loyang, lalu kukus. Ingat untuk melapisi tutup dandang dengan serbet bersih.

 

Pertama-tama saya kukus dulu brownies coklatnya hingga matang sekitar 40 menit. Lalu keluarkan dari kukusan dan mulai dilukis motif batik parang.

Sesuai dugaan percobaan ini kacau :D. 

Picture: a. Brownies kukus coklat.

b & c. Melukis motif batik

d & e. Hasil setelah dikukus kembali

 

 

Di percobaan ketiga dan keempat saya menggunakan cake kukus ketan hitam. Ga ada alasan tertentu mengapa ganti jenis cake, kecuali karena ingin coba-coba saja.

Berikut Resep Brownies Ketan Hitam

Bahan:

6 butir telur

250 gr gula pasir

1/2 sdt garam

10 gram Sp

1/2 sdt vanila bubuk

175 gram tepung ketan hitam

100 gram terigu protein sedang

1 sdt baking powder

100 gr mentega, lelehkan

75 gr margarin, lelehkan

2 sdm susu kental manis

 

Cara Membuat:

1. Kocok telur, gula pasir, garam, Sp, dan vanila bubuk hingga lembut dan mengembang.

2. Masukkan tepung ketan hitam, terigu, dan baking powder sedikit demi sedikit sambil di aduk merata.

3. Masukkan mentega, margarin, dan susu kental manis, aduk rata.

4. Panaskan dandang kukusan.

5. Olesi loyang dengan margarin dan terigu tipis-tipis.

6. Masukkan adonan cake ke dalam loyang.

7. Kukus di dalam dandang.

Picture: Motif batik Parang yang ingin dilukis di toping cake.

a. Percobaan ketiga

b. Percobaan keempat

 

 

Bisa dilihat di gambar atas motif parang yang ingin saya lukis di toping cake kukus. Percobaan ketiga masih jauh dari harapan, tapi percobaan keempat saya pikir mulai ada kemiripan :D. Yeah, beginilah kalo coba-coba. Saya yakin teman-teman yang baca ini pasti greget ingin kasih saya feedback dan tips bikin cake ya, secara cake saya masih amburadul begitu :D. Silakan kontak saya. Saya terbuka dengan diskusi dan saran yang membangun :)

 

 

Kalo dilihat dari kualitas hasil akhir tentu cake saya ini masih jauh dari harapan ya, prediksi saya paling ga udah mulai ketemu caranya di percobaan kesepuluh :D. Perjalanan saya untuk turut melestarikan batik Indonesia juga masih panjang. Tapi terlepas dari itu semua, saya senang bisa belajar hal baru bulan ini. Dan semoga teman-teman yang menyimak 'petualangan' saya di dapur dalam membuat cake ala ala batik ini juga terhibur :D. 

Percayalah, kadang bukan hasil akhir yang dituju, tapi kebahagiaan dan semangat saat menjalani prosesnya lah yang lebih utama. Hasil itu bonus karena dalam proses kita sudah bekerja keras sepenuh hati.

 

Challenge

"Setelah mencari tahu berbagai hal tentang batik Indonesia dan situasinya, kini saatnya kita melakukan action dan perubahan. Kali ini yuk kita coba turut melestarikan batik dengan cara apapun yang kita bisa . Let's encourage each other to shape a better future, be a lifelong learner." #growth #inspire

Ini sebenarnya Challenge kita bersama ya . Tidak ada batas waktu berlaku, lakukan kapanpun teman-teman ada waktu. Jika berkenan, buat satu postingan instagram saja dan tag saya ya , supaya kita bisa saling mendukung dan terhubung satu sama lain.

 

Nah, teman-teman sendiri punya rencana apa untuk turut melestarikan batik Indonesia?

 

Baca Artikel Terkait Lainnya:
 

 

 

Klik gambar Whatsapp di bawah ini untuk chat langsung dengan Dipidiff

(terbuka untuk komentar, informasi, dan diskusi)

 

 

 

Klik gambar Whatsapp di bawah ini untuk Order Dipidiff Snack Book

 

 

 

TERBARU - Buku IMPOR

Review Buku Omoiyari - Erin Niimi Longhu…

27-11-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

    Judul : Omoiyari The Japanese Art of Compassion Penulis : Erin Niimi Longhurst Ilustrator: Ryo Takemasa Jenis Buku : Self Improvement - Phylosophy Penerbit : HarperCollins Publishers Tahun Terbit : Juli 2020 Jumlah Halaman :  224 halaman Dimensi Buku : ...

Read more

Review Buku A Time for Mercy - John Gris…

20-11-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  #1 Amazon Charts This Week   Judul : A Time for Mercy (Jake Brigance Book 3) Penulis : John Grisham Jenis Buku : Legal Thriller Penerbit : Doubleday Books – Penguin Random House LLC Tahun Terbit : Oktober 2020 Jumlah...

Read more

Review Buku To Sleep in A Sea of Stars -…

13-11-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Editor’s Pick Best Science Fiction & Fantasy on Amazon a New York Times and USA Today Bestseller To Sleep in a Sea of Stars is a brand new epic novel from #1 New York Times bestselling author of Eragon, Christopher...

Read more

Review Buku I Have Something to Say - Jo…

07-11-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : I Have Something to Say Mastering the Art of Public Speaking in an Age of Disconnection Penulis : John Bowe Jenis Buku : Communication – Public Speaking Penerbit : Penguin Random House Tahun Terbit :...

Read more

TERBARU - Jeff's Journal

Run, Forrest! Run! – a Disrupted Disrupt…

20-11-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  “...Life was like a box of chocolate, you never know what you’re gonna get” Kata-kata di atas keluar dari mulut Forrest Gump, seorang pria muda dengan IQ rendah namun baik hati...

Read more

The Disrupted Disruption

06-11-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

    Ingatkah kalian, beberapa dekade yang lalu, ketika umat manusia masih berada dalam puncak kejayaannya dan sedang memasuki masa yang disebut sebagai era disrupsi digital? Sebentar.... Ah lupa.... rupanya belum sampai berpuluh-puluh tahun...

Read more

Rethinking Everything – The Disrupted Di…

04-11-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Pada artikel sebelumnya, kita membahas cukup banyak tentang disrupsi yang terdisrupsi. Waktu itu saya paparkan ada empat langkah yang perlu dilakukan untuk bisa survive atau bahkan menang dalam masa ini...

Read more

Orchestrate Your Action – The Disrupted …

02-11-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  – It takes as much energy to wish as it does to plan – Eleanor Roosevelt   Ada seorang anak muda, cerdas, belum lama lulus kuliah. Waktu itu dia bekerja di perusahaan yang...

Read more

TERBARU - DIPIDIFFTALKS

Apa Kabar Batik Indonesia di Masa Pandem…

24-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Batik salah satu kekayaan bangsa kita, yuk tunjuk tangan siapa yang sama bangga dan cinta dengan batik Indonesia? sayaaa... :)   Yup, hari Batik Nasional jatuh di tanggal 2 Oktober kemarin ya. Artinya...

Read more

Mengenal Batik Indonesia Lebih Dalam (Se…

22-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Berusaha membaca dan meriset tentang batik Indonesia itu ternyata seperti tertimbun di banyak sekali sumber informasi, mulai dari wikipedia, artikel lepas, tulisan blogger, ebook, berita media dan lain sebagainya. Saya...

Read more

Cara Membuat Batik (Teori dan Praktik)

20-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Setelah menyimak situasi perbatikan Indonesia dan dunia saat ini, lalu membaca-baca sejarah, makna, dan motif batik Indonesia, tentu saya jadi ingin tau lebih dalam tentang teknik membatik. Mungkin teman-teman juga...

Read more

Ceritaku Membuat Cake Batik Kukus (Bonus…

18-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

    Saya mendapatkan beberapa inspirasi dari komentar teman-teman di instagram @dipidiff_talks soal kontribusi dan cara kita untuk turut melestarikan batik. Keinginan belajar membatik klasik dengan canting untuk sementara ini memang harus...

Read more