Review Buku How To Raise Successful People - Esther Wojcicki

Published: Friday, 28 February 2020 Written by Dipidiff

 

 

No.1 New York Times Bestseller

#1 Best Seller in Secondary Education (Amazon.com)

 

Judul : How To Raise Successful People

Simple Lessons for Radical Results

Penulis : Esther Wojcicki

Jenis Buku : Education - Parenting

Penerbit : Penguin Random UK

Tahun Terbit : Mei 2019

Jumlah Halaman : 336 halaman

Dimensi Buku :  13.50 x 21.50 x 2.60 cm

Harga : Rp. 245.000*harga sewaktu-waktu dapat berubah

ISBN : 9781786331274

Paperback

Edisi Bahasa Inggris

 

Available at PERIPLUS BANDUNG Bookstore (ig @Periplus_setiabudhi, @Periplus_husein1 , @Periplus_husein2)

 

 

 

Sekelumit Tentang Isi

Esther Wojcicki (Woj) memiliki sedikitnya tiga peran yang membuatnya menjadi sumber yang terpercaya di bidang edukasi dan parenting; ia seorang guru inspiratif yang telah mengubah kehidupan ribuan siswanya, ia menginspirasi tokoh-tokoh ternama Silicon Valley, dan ia seorang ibu yang membesarkan tiga putri yang sukses di pekerjaannya dan bahagia di kehidupannya (Susann - CEO Youtube, Anne - Co-Founder 23andMe, Janet - a leading medical researcher). Rahasia Woj adalah TRICK, yakni mengajarkan dan membangun karakter Trust, Respect, Independence, Collaboration, dan Kindness. Pelajaran yang sederhana, tetapi hasilnya radikal.

Metode Wojcicki adalah kebalikan dari pengasuhan helikopter yang over protective. Menjadi orang tua harus santai tapi terencana. Persiapkan anak agar dapat menghadapi dan menyelesaikan masalah-masalah kehidupan sedini mungkin. Ajarkan kemandirian yang bertahap sesuai usia kepada bayi kita. Izinkan remaja untuk memilih proyek yang berhubungan dengan dunia nyata dan hasrat mereka sendiri. Biarkan anak menjadi pemimpin dalam kehidupannya. Bantu mereka menemukan passion dan value.

 

Yuk kita intip daftar isinya:

Foreword

Introduction

  1. The Childhood You Wish You;d Had

TRUST

  1. Trust Yourself, Trust Your Child

RESPECT

  1. Your Child Is Not Your Clone

INDEPENDENCE

  1. Dont Do Anything for Your Children That They Can Do for Themselves
  2. Give Your Child Grit

COLLABORATION

  1. Dont Dictate, Collaborate
  2. Children Hear What You Do, Not What You Say

KINDNESS

  1. Kindness: Model It. It s Contagious
  2. Teach Your Child to Give a Damn

Conclusion

Acknowledgments

Notes

Index

 

How to Raise Successful People adalah buku tentang cara membesarkan orang-orang sukses. Buku ini tidak menawarkan lagi mode pengasuhan anak atau resep yang tepat untuk menidurkan anak. Buku ini menunjukkan kepada orang tua bagaimana menggunakan filosofi universal perilaku manusia untuk menghadapi masalah yang kita hadapi saat ini dan mempersiapkan anak-anak kita untuk banyak tantangan yang tidak dikenal yang ada di depan mereka.

"It doesn't offer a new curriculum for the classroom, but rather a new way to teach the curriculum, a new approach to teaching (in school and at home) that leads to empowermnet and independence and always builds from a foundation of trust and respect. In the chapters that follow, I present the core principles that will help you to create a home (or classroom) that will allow you and your children to thrive.

Page xxxi

 

Seputar Fisik Buku dan Disainnya

 

Buku ini punya disain sampul yang biasa saja menurut saya. Tapi judulnya luar biasa. Saya yakin banyak yang penasaran dengan buku ini begitu membaca kalimat judulnya. Maka fokus disain pun tampaknya memang ada pada judul ya. Bahkan nama Esther Wojcicki dicetak kecil di bagian bawah judul. 

 

Opini - Yang menarik dan atau disuka dari Buku ini

Tidak ada parenting yang ideal. Kalimat itu masih terngiang-ngiang dalam ingatan saya sejak menyimak penjelasan teh Nahda Kurnia, seorang praktisi psikolog anak, tentang topik parenting ' Disfungsi Keluarga' di acara November Offline Meet Up di Le Marly Cafe, 24.11.2019.

Dalam hal tersebut saya sepakat, parenting itu dinamis, parenting itu seni. Pengasuhan yang kita berikan kepada anak bisa berbeda-beda tergantung anaknya, tapi saya selalu berpikir bahwa kita membutuhkan acuan dan bekal wawasan yang luas untuk bisa menentukan batasan dan landasannya. Buku How To Raise Successful People - Simple Lessons for Radical Results karya Esther Wojcicki ini menjadi buku parenting pilihan saya bulan ini. "No parent is perfect, but this TRICK will help. Trust Respect Independence Collaboration Kindness".

WHAT TO DO IF YOU RE NOT THE IDEAL MODEL (HINT: NO ONE IS)

So you have some flaws. You've identified some behaviours you want to change. Maybe you get irritated easily and often. Instead of feeling guilty or defeated, think about this: You are the best model possible for your child. Why? Because the process of change is an incredibly powerful lesson. A child can't learn this from a parent who's perfect all the time ...

Page 199



Kuncinya lagi-lagi memang di pembentukan karakter. Sekolah memang penting sebagai lingkungan pendukung, tapi orangtua lah yang sebenarnya memegang peranan paling utama di sini.

 

Pernahkah teman-teman merasa bingung dengan banyaknya tips dan metode pengasuhan anak yang ada saat ini? Mana ya yang paling benar dan tepat untuk kita terapkan pada anak kita? Ini adalah beberapa pertanyaan yang kerap melintas di pikiran saya sejak dulu. Beberapa buku yang sudah saya baca kebetulan belum memberikan gambaran akan jawaban yang saya butuhkan, misalnya buku Sentra - Prof. Rhenald Kasali yang memang memberikan banyak wawasan baru, tapi fokusnya pada usia sekolah, lalu ada buku Mona Ratuliu yang membahas topik digital dan efeknya pada anak, serta beberapa buku edukasi dan parenting lainnya. Baru ketika membaca buku ini, saya merasa lega, saya butuh sebuah buku 'filosofi' mengasuh yang bisa diterapkan di berapapun usia anak dan How To Raise Successful People memenuhi kebutuhan tersebut.

"Parents and teachers are always asking how they can help young people succeed. Well, here is the answer: rediscovering and teaching the core values in all of us and, by the way, in all religions - TRICK with love." (p.273).



Gaya bahasa Esther Wojcicki yang hangat, menyemangati, jujur, dan tidak menggurui benar-benar mengena di hati saya. Tidak ada orangtua yang sempurna katanya, tidak ada orangtua yang selalu benar, dan tidak ada kata terlambat untuk memulai hal yang baik dalam mengasuh anak.

Di bab 1 The Childhood You Wish You'd Had, Wojcicki berbagi cerita masa kecilnya yang kelam karena himpitan ekonomi dan tekanan kehidupan keluarga imigran. Latar belakang budaya dan keyakinan juga menjadi kepahitan sendiri bagi Wojcicki karena menjadi anak perempuan berarti dinomorduakan. Tapi ia berhasil keluar dari lingkaran ketidakbahagiaan itu dan menjadi pribadi yang luar biasa. Melalui ceritanya, Wojcicki mengajak para pembaca, semua orangtua di dunia, untuk mengilasbalik masa kecil masing-masing, dan merenungkannya baik-baik agak hal negatif yang dulu terjadi antara kita dan orangtua kita tidak berulang di anak-anak kita.

The story of the parent I became begins in a tenement building on New York s Lower East Side. I live there in a small one-bedroom apartment with my parents, Russian Jewish immigrants who came to this country with nothing. My mother, Rebecca, was from Krasnoyarski, Siberia, a place that seemed impossibly cold an remote to me as a young girl. She told me it snowed so much there that her...

Women in the Orthodox Jewish tradition have one clearly defined role: mother of the family. That means women dont need an education. They only need to know how to take care of the children and their husband, and how to mantain a household. ...

Page 4

I did get out, eight years later. I won a full scholarship to UC Berkeley – I wouldnt have been able to afford college otherwise, as my father had cut me off financially. I was supposed to get married to a wealthy Jewish man, not go to school. ...

Page 9

 

Di bab 2 Trust Yourself Trust Your Child, Wojcicki mulai memaparkan pentingnya menanamkan TRICK (trust, respect, independence, collaboration, kindness) khususnya karakter TRUST dalam kepribadian anak sedini mungkin. Penjelasannya mudah dipahami, dilengkapi data riset, bahkan teori pada pakar di bidangnya. Senang sekali membaca buku yang berbobot seperti ini ☺

It turns out that my intuitive understanding is explained by the field of attachment research. Attachment was first described by John Bowlby, a Brithish scientist whose reseach from the 1950s forged a new understanding of human relationships. Bowlby’s theory of attachment suggests that  the way we interact with our parents when we were young will help determine our interpersonal relationships as adults, dramatically influencing the way we relate to other people, and most importantly to our partner and our own children.

Page 12

According to Dr. Kevin Leman, a psychologist and author of The Birth Order Book and The Firstborn Advantage, firstborns are also held to higher standards. ...

Page 79

Buat kita yang rajin menyimak buku-buku edukasi dan parenting, akan tak asing bagi kita ketika menemukan beberapa tokoh dan buku yang disebutkan oleh Wojcicki, misalnya buku Grit - Angela Duckworth.

 

Di dalam buku ini ada beberapa bab yang memiliki sub bab, misalnya: bab Independence yang dipecah menjadi 2 sub bab menarik yakni: Don't Do Anything for Your Children That They Can Do for Themselves dan Give Your Child Grit. Sub bab ini kemudian memiliki pecahan topik-topik lagi yang lebih detail tapi tetap runut. 

 

Saya juga menyukai kalimat-kalimat wise yang ada di buku ini. Beberapa kalimat yang paling mengena saya kutipkan di bawah ini.

Surround yourself with people who will build your confidence, even when things go wrong, as they inevitably will.

Page 37

 

Respect includes setting high standards. You don't respect your children's abilities if you coddle them. But you don't respect your children if you force them to excel in activities that have no personal meaning for them. ...

Page 80

 

Cerita-cerita yang dibagikan Wojcicki juga sangat sederhana dan nyata, karena dialami juga oleh kita di rumah. Kasus-kasusnya beresonansi sehingga membuat tulisan Wojcicki seolah menyuarakan isi pikiran kita juga. Salah satunya seperti yang saya kutipkan di bawah ini.

All of my daughters wanted to be held, have my attention, and, most important, be my ‘favorite’. I remember one of their best loved questions, always at inopportune times, such as at six thirty a.m. : “Mommy, am I your favorit?” You don't want that question at six thirty a.m. My answer was always this: Half asleep,  would hold up my hand and ask them, “Okay, which finger is my favorit? If I have to cut one off, which one should I cut off today?” That would do it. They would stop asking. Until the next week.

Page 78

 

 

Secara khusus saya menandai bagian yang ini, cerita tentang Esther Wojcicki versus Amy Chua yang memiliki metode parenting yang berbeda. Satunya Panda, satu lagi Tiger. Ini banyak membuat saya berpikir ya tentang parenting saya sendiri di rumah. Sejauh ini saya memilih untuk mengadopsi metode Esther Wojcicki.

In the fall of 2014, I found myself on a brightly lit stage in Puebla, Mexico. Seated nect to me was Amy Chua, author of Battle Hymn of the Tiger Mother and a vocal proponent of tiger parenting, a form of strict child-bearing common in China and other Asian countries. We'd been invited to debate each other at the Ciudad de las Ideas Festival, an annual gathering of some of the world’s brightest minds in education, public policy, and technology. The auditorium was filled with more than seven thousand people eager to hear how we d raised our daughters.

Page chapter 4



Apa yang disampaikan oleh Esther Wojcicki juga aktual karena membahas cara pengasuhan anak masa kini yang banyak terdistraksi gawai, lebih sensitif dan rentan di dunia sosial, serta menghadapi berbagai tantangan lainnya di era kemajuan teknologi. Kalau ada istilah didiklah anak sesuai jamannya, maka buku ini cocok untuk kebutuhan tersebut.

Tech is one of the things parents ask me about the most. They're right to be concerned. A 2017 study found that both depressive symptoms and the rate of suicide increased in parallel with adolescents’ screen time. It's a crisis, and it's something we all have to learn to control. To that end, I hope it helps to share my Ten Commandments for Tech:

  1. Set up a plan with your kids, not for your kids.
  2. No phones during meals, whether in your house or someone else’s. A 2018 study found that subjects who used their phones during dinner felt more distracted and experienced less enjoyment.
  3. ..
  4. ..

Page 115

 

Karena Esther Wojcicki adalah seorang guru, maka buku How To Raise Successful People bukan hanya parenting untuk orangtua tapi juga semacam panduan metode mengajar untuk para guru. Di buku ini kita akan menyimak berbagai tips trik parenting berbagai usia anak dan kisah-kisah Wojcicki dalam membimbing murid-muridnya di kelas. Semua yang disampaikan tentu saja berada dalam frame topik TRICK (trust, respect, independence, collaboration, kindness).

Claudia stood at the door at my office, holding back tears. The prior weekend I'd had to break the news that she hadn't won the editor in chief election. I dread making those calls or having my editors make them. During my first few years of teaching, selecting the editors was easy because the class was so small, and usually one clear candidate emerged. Today is another story. In a recent election there were twenty-eight students competing for just five editor in chief roles. The campaigning is fierce. And consoling the losers? It's getting harder every year.

“I can't believe I didn't win,” Claudia managed through sobs. She was a bright, accomplished student who'd written many important articles for the paper. I hated to see her so upset.

I let her cry and tried to reassure her that in the long run it didn't matter. “You'll get into college and do well even without having been editor,” I said. I could tell she wasn't convinced.

..

Page chapter 7

 

Siapa Esther Wojcicki

Esther Denise "Woj" Hochman Wojcicki adalah jurnalis Amerika, pendidik, dan wakil ketua dewan penasihat Creative Commons. Wojcicki mempelajari pendidikan dan teknologi. Esther Wojcicki adalah pendiri Palo Alto Hight School Media Arts Program di Palo Alto, CA.

Wojcicki adalah anak tertua dari tiga bersaudara, dan merupakan yang pertama di keluarganya yang kuliah. Orang tuanya imigran Yahudi Rusia yang datang ke Kota New York pada 1930-an. Keluarganya pindah ke California Selatan setelah dia lahir. Wojcicki lulus dari University of California, Berkeley dengan gelar B.A. dalam Bahasa Inggris dan Ilmu Politik. Dia mendapatkan gelar sarjana dari Sekolah Pascasarjana Jurnalisme di Berkeley. Dia memiliki gelar lanjutan dalam Sejarah Prancis dan Prancis dari Sorbonne, dan gelar M.A dalam Teknologi Pendidikan dari San Jose State University.

Wojcicki telah mengajar di Sekolah Menengah Palo Alto sejak tahun 1984, di mana ia saat ini mengajar jurnalisme dan bahasa Inggris. Di sana ia memulai program jurnalisme yang telah berkembang menjadi salah satu yang terbesar di Amerika. Dia telah bekerja sebagai jurnalis profesional untuk berbagai publikasi dan blog secara teratur untuk The Huffington Post.

Wojcicki adalah guru Jurnalisme Kalifornia Utara tahun 1990, dan terpilih sebagai Guru Kalifornia Tahun Ini pada tahun 2002 oleh Komisi Kredensial Guru California. Dia bertugas di Kantor Komite Kurikulum Presiden Universitas California tempat dia membantu merevisi kurikulum jurnalisme awal dan lanjutan untuk negara bagian California. Pada tahun 2009, ia dianugerahi Gold Key oleh Columbia Scholastic Press Association sebagai pengakuan atas pengabdian yang luar biasa terhadap tujuan pers sekolah. Wojcicki juga berada di Dewan Pengawas "Developmental Studies Centre" dan di Dewan Gubernur "Alliance for Excellent Education". Ia menjabat sebagai Ketua Dewan "Learning Matters" dan merupakan bagian dari Dewan Penasihat di THNK School of Creative Leadership. Dia adalah Chief Learning Officer untuk Explore Planet3, sebuah platform sains berbasis eksplorasi untuk siswa sekolah menengah. Dia ada di dewan Newseum di Washington, D.C dan Forum Kebebasan. Dia memegang gelar doktor kehormatan dari Palo Alto University (2013) dan dari Rhode Island School of Design (2016). Dia adalah pendiri Inisiatif Pembelajaran Jurnalistik di Sekolah Komunikasi dan Sekolah Pendidikan Universitas Oregon (2016) www.journalisticlearning.com. Dia adalah pendiri Moonshots in Education Movement (MiE) yang dapat ditemukan di www. Moonshots.org. Pada tahun 2019 ia menulis buku "How to Raise Successful People ", sebuah buku parenting tentang filosofi yang ia gunakan dalam membesarkan 3 putrinya. Wojcicki mendiskusikan hidupnya dan bukunya di BBC Radio 4's Woman's Hour pada Mei 2019.

Sumber: wikipedia

 

Esther Wojcicki mulai mengajar 35 tahun yang lalu dan ia merupakan otoritas global dalam pendidikan. Dia berbicara di konferensi di seluruh dunia tentang cara mendapatkan yang terbaik dari anak-anak kita, dan metodenya telah diadaptasi oleh orang-orang seperti Steve Jobs dan James Franco. Tetapi bukti terbesar untuk pendekatan parentingnya adalah tiga putrinya: Susan yang adalah CEO You Tube, Anne, Co-Founder 12andMe dan Janet, seorang peneliti medis terkemuka. Ketiganya sangat sukses dan, yang paling penting, mereka semua memiliki hubungan yang hebat dengan ibu mereka.

Sumber: Buku How to Raise Successful People

 

 

Rekomendasi

Buku ini saya rekomendasikan kepada pembaca yang mencari buku bertopik edukasi dan parenting. Pemaparannya berbentuk story telling, luwes dan renyah. Ada cukup banyak data, hasil penelitian, dan buku-buku yang diangkat Woj dalam memperkuat argumentasinya. Buku ini berisi pengalaman Woj dalam membesarkan ketiga putrinya dan membimbing murid-muridnya di sekolah. Tidak ada gambar pelengkap, grafik, tabel, dan diagram. Tidak ada summary di akhir bab. Pembaca mengambil poin-poin penting dari tiap kisah yang disampaikan. Parentingnya aktual karena berlatar kemajuan teknologi seperti gawai dan internet. Metode Woj bisa diterapkan dalam beragam usia anak karena berdasarkan pada pembentukan karakter.

 

 

Klik gambar Whatsapp di bawah ini untuk chat langsung dengan Dipidiff

(terbuka untuk komentar, informasi, dan diskusi tentang buku)

 

 

 

 

 

Klik gambar Whatsapp di bawah ini untuk Order Dipidiff Snack Book

atau Informasi Reseller dan Kerjasama

 

 

 

 

TERBARU - Buku IMPOR

Review Buku A Time for Mercy - John Gris…

20-11-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  #1 Amazon Charts This Week   Judul : A Time for Mercy (Jake Brigance Book 3) Penulis : John Grisham Jenis Buku : Legal Thriller Penerbit : Doubleday Books – Penguin Random House LLC Tahun Terbit : Oktober 2020 Jumlah...

Read more

Review Buku To Sleep in A Sea of Stars -…

13-11-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Editor’s Pick Best Science Fiction & Fantasy on Amazon a New York Times and USA Today Bestseller To Sleep in a Sea of Stars is a brand new epic novel from #1 New York Times bestselling author of Eragon, Christopher...

Read more

Review Buku I Have Something to Say - Jo…

07-11-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : I Have Something to Say Mastering the Art of Public Speaking in an Age of Disconnection Penulis : John Bowe Jenis Buku : Communication – Public Speaking Penerbit : Penguin Random House Tahun Terbit :...

Read more

Review Buku The Book You Wish Your Paren…

26-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Judul : The Book You Wish Your Parents Had Read (and Your Children Will be Glad That You Did) Penulis : Philippa Perry Jenis Buku : Parenting Penerbit : Penguin Random House UK Tahun Terbit...

Read more

TERBARU - Jeff's Journal

Run, Forrest! Run! – a Disrupted Disrupt…

20-11-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  “...Life was like a box of chocolate, you never know what you’re gonna get” Kata-kata di atas keluar dari mulut Forrest Gump, seorang pria muda dengan IQ rendah namun baik hati...

Read more

The Disrupted Disruption

06-11-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

    Ingatkah kalian, beberapa dekade yang lalu, ketika umat manusia masih berada dalam puncak kejayaannya dan sedang memasuki masa yang disebut sebagai era disrupsi digital? Sebentar.... Ah lupa.... rupanya belum sampai berpuluh-puluh tahun...

Read more

Rethinking Everything – The Disrupted Di…

04-11-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  Pada artikel sebelumnya, kita membahas cukup banyak tentang disrupsi yang terdisrupsi. Waktu itu saya paparkan ada empat langkah yang perlu dilakukan untuk bisa survive atau bahkan menang dalam masa ini...

Read more

Orchestrate Your Action – The Disrupted …

02-11-2020 Jeffrey Pratama - avatar Jeffrey Pratama

  – It takes as much energy to wish as it does to plan – Eleanor Roosevelt   Ada seorang anak muda, cerdas, belum lama lulus kuliah. Waktu itu dia bekerja di perusahaan yang...

Read more

TERBARU - DIPIDIFFTALKS

Apa Kabar Batik Indonesia di Masa Pandem…

24-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Batik salah satu kekayaan bangsa kita, yuk tunjuk tangan siapa yang sama bangga dan cinta dengan batik Indonesia? sayaaa... :)   Yup, hari Batik Nasional jatuh di tanggal 2 Oktober kemarin ya. Artinya...

Read more

Mengenal Batik Indonesia Lebih Dalam (Se…

22-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Berusaha membaca dan meriset tentang batik Indonesia itu ternyata seperti tertimbun di banyak sekali sumber informasi, mulai dari wikipedia, artikel lepas, tulisan blogger, ebook, berita media dan lain sebagainya. Saya...

Read more

Cara Membuat Batik (Teori dan Praktik)

20-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

  Setelah menyimak situasi perbatikan Indonesia dan dunia saat ini, lalu membaca-baca sejarah, makna, dan motif batik Indonesia, tentu saya jadi ingin tau lebih dalam tentang teknik membatik. Mungkin teman-teman juga...

Read more

Ceritaku Membuat Cake Batik Kukus (Bonus…

18-10-2020 Dipidiff - avatar Dipidiff

    Saya mendapatkan beberapa inspirasi dari komentar teman-teman di instagram @dipidiff_talks soal kontribusi dan cara kita untuk turut melestarikan batik. Keinginan belajar membatik klasik dengan canting untuk sementara ini memang harus...

Read more